Makalah Pondasi Turap
Makalah Pondasi Turap
Makalah Pondasi Turap
TEKNIK PONDASI 2
TENTANG
“PONDASI TURAP”
TEKNIK SIPIL
AKADEMI TEKNIK KUPANG
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan rahmatnya
sehingga saya mampu menyelesaikan makalah ini. Pada makalah ini saya akan membahas
mengenai pengertian pondasi turap, Bahan pembentuk pondasi turap dan parameter yang
dibutukan dalam merencanakan pondasi turap, fungsi pondasi turap, Kelebihan dan
kekurangan pondasi turap, contoh bagaimana cara men-design pondasi turap.
Makalah ini tidak munkin selesai tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari berbagai
pihak. Oleh karena saya mengucap terima kasih kepada:
1. Alva Yuventus Lukas, S.T, MT, selaku pembawah mata kuliah Teknik Pondasi II.
2. Teman-teman Prodi Pendidikan Teknik Sipil
Saya menyadari bawah makalah ini jahu dari sempurna. Untuk itu saya mengharapkan
saran dan kritik dari berbagai pihak demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata saya
berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Penulis
DAFTAR ISI
Hal:
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………………………………… i
BAB I: PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG ………………………………………………………………………………………… iii
B. TUJUAN ……………………………………………………………………………………………………….. iii
C. RUMUSAN MASALAH …………………………………………………………………………………… iii
BAB III:
A. KESIMPULAN ……………………………………………………………………………..………………… 6
B. SARAN ……………………………………………………………………………………..………………….. 6
A. LATAR BELAKANG
Turap adalah dinding vertical yang relative tipis yang berfungsi untukmenahan tanah
juga untuk menahan masuknya air ke dalam lubang galian. Karena pemasangan yang mudah
dan biaya yang murah, turap banyak digunakan pada pekerjaan-pekerjaan seperti, penahan
tebing galian sementara, penahan longsong, stabilitas lereng, bangunan-bangunan
pelabuan, bendungan serta bangunan lainnya. Dinding turap tidak cocok untuk menahan
tanah timbunan yang tinggi karena akan memerlukan luas tampang bahan turap yang besar.
Selain itu, dinding turap juga tidak cocok digunakan pada tanah yang mengandung banyak
batuan-batuan, karena menyulitkan pemancangan.
B. RUMUSAN MASALAH
Dari uraian yang telah dipaparkan di atas dapat diambil beberapa pokok masalah.
Adapun masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut:
1 Apa pengertian turap?
2 Apa bahan pembentuk pondasi turap dan parameter yang dibutukan dalam
merencanakan pondasi turap?
3 Apa saja fungsi turap ?
4 Apa kelebihan dn kekurangan turap?
5 Bagaimana men-design pondasi turap?
C. TUJUAN
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1 Mahasiswa mampu untuk mengetahui bahan pembentuk pondasi turap dan
parameter yang dibutukan dalam merencanakan pondasi turap.
2 Mahasiswa mampu untuk mengetahui fungsi-fungsi turap.
3 Mahasiswa mampu untuk mengetahui kelebihan dan kekuranganpondasi turap.
4 Mahasiswa mampu untuk mengetahui bagaimana men-design pondasi turap.
BAB II
PEMBAHASAN
Diketahui:
Parameter
t 1=3,2 t 2=1
ba=87,2
bw=83
γ b=1,62 t /m3
γ sat =2,11 t/m 3
γ ' =1,11 t /m3
θ=180°
Sisi Tegak
Volume = 0,3 x 0,3 x 2,83 = 0,254558 m3
Berat = Volume x berat jenis beton = 0,2546 x 2,4 = 0,61094 ton
Sisi Datar
Volume = 0,3 x 0,3 x 3 = 0,27 m3
Berat = Volume x berat jenis beton = 0,27 x 2,4 = 1,944 ton
Berat total ( P ) = Berat sisi tegak + Berat sisi datar
= 0,61094 T + 1,944 T = 2,555 Ton
P sin α = P sin 45 = 2,555 sin 45 = 1,806616 ton
P sin
P coc
Tekanan Pasif
1
PP ¿ × ( d 2) × Kp× γ sat× 3
3
1
¿ ×d 2 ×1,894 × 2,11× 3
2
¿ 5,996 d 2
1
∑ Mp=Pp x lengan=5,996 d 2 . 3 d=1,999 d 3
Tekanan AKtif
PA1 =q × Ka× ( 0,3+0,6+d ) ×3
¿ 1,62× 0,528 ×(0,9+d )× 3
¿ 2,565 d +2,309
PA2 ¿ 0,5 x gb x Ka x( 0,3)2 x 3
¿ 0,5 x (0,3)2 x 1,62 x 0,528 x 3
¿ 0,115
PA3 ¿ q x Ka x (0,6+ d) x 3
¿ 2,565 d +1,539
PA4 ¿ 0,5 x gsat x Ka x (0,6+ d) 2 x 3
¿ 0,5 x (2,11)2 x 0,528 x (0,6 +d)2 x 3
¿ 1,671 d 2+ 0,601
Kedalaman Turap
∑ M A =∑ M P
d = 3,7m
Maka kedalaman turap adalah
= 0,9 m + d
= 0,9 m + 3,7 m
= 4,6 m
∑ PA = 53,839 T/m
∑ PP = 5,996 d2
= 5,996.(3,7)2
= 82,08335 T/m
SF = ∑ PP/ ∑ PA ≥1,2
= 1,525≥ 1,2
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari pembahasan I atas dapat disimpulkan bahwa:
Turap adalah konstruksi penahan tanah yng dapat berfungsi sebagai bangunan sementara
maupun bangunan permanenn. Bangunann sementara, biasa digunakan untuk mencega
kelongsoran dinding galian selama pekerjaan pondasi berlangsung. Bangunan permanen
banyak dijumpai pada konstruksi pelabuan.
B. SARAN
1 Sebelum perencanaan pemilihan pondasi apa yang akan digunakan, hendaknya
perlu kita melakukan persiapan dengan memperoleh data teknis yang lengkap.
2 Untuk mendapat hasil yang baik sebaiknya dilakukan penyelidikan tanah
terlebih dahulu.
3 Perhatikan K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja) selama di lapangan terutama saat
menggunakan alat-alat berat.
4 Tetap fokus saat bekerja
DAFTAR PUSTAKA