0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Catatan Laporan Pi2 Bambang Heri Yanto

Unduh sebagai doc, pdf, atau txt
Unduh sebagai doc, pdf, atau txt
Unduh sebagai doc, pdf, atau txt
Anda di halaman 1/ 9

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,

Riset, dan Teknologi

LAPORAN
PENDAMPINGAN INDIVIDU 2
PENGAJAR PRAKTIK
ANITA KOMALASARI, M. Pd., Gr
SMPN 4 MUARA ENIM

EMILIA
SDN 3 GELUMBANG
PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN
-X
KABUPATEN MUARA ENIM
SUMATERA SELATAN

BALAI BESAR GURU PENGGERAK SUMATERA SELATAN /


BALAI GURU PENGEGERAK
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN
TEKNOLOGI
2024

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


1
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

A. LATAR BELAKANG

Program Pendidikan Guru Penggerak ialah program pendidikan kepemimpinan bagi


guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid.

Dengan mengikuti program guru penggerak diharapkan seorang guru bisa


mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara
mandiri, memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai
kode etik, merencanakan, menjalankan.

Juga merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid


dengan melibatkan orang tua, berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk
mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid, dan
mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak
pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah.

Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan


selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak.. Program ini meliputi pelatihan daring,
lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak..
Dalam pendampingan, seorang calon guru penggerak akan di dampingi oleh
seorang Pengajar Praktik yang disebut dengan PP. PP melakukan pendampingan
secara individu dan ketika lokakarya. Pada kegiatan pendampingan 2, seorang guru
penggerak didampingi PP melaksanakan In House Training (IHT) tentang
mengkomunikasikan visi dan prakarsa perubahan kepada warga sekolah.

Visi adalah merupakan suatu tulisan yang di dalamnya terdapat pernyataan cita-cita
dari sebuah instansi atau lembaga di masa mendatang. Sebuah
Visi dapat terwujud dengan adanya prakarsa perubahan yang dibuat dan dijalankan.

Salah satu pendekatan yang di gunakan untuk mewujudkan Visi adalah Pendekatan
Inkuiri Apresiatif (IA). Inkuiri Apresiatif (IA) adalah suatu filosofi, suatu landasan
berpikir yang berfokus pada upaya kolaboratif untuk menemukan hal positif dalam
diri seseorang, dalam suatu organisasi dan
dunia di sekitarnya baik di masa lalu, masa kini maupun masa depan (Cooperrider &
Whitney, 2005).

IA memiliki tahapan yang disebut dengan BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran,
Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi)

Di sekolah, pendekatan IA dapat dimulai dengan mengidentifikasi hal baik apa yang
telah ada di sekolah, mencari cara bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan, dan
memunculkan strategi untuk mewujudkan perubahan ke arah lebih baik. Nantinya,
kelemahan, kekurangan, dan

ketiadaan menjadi tidak relevan lagi. Berpijak dari hal positif yang telah ada, sekolah
kemudian menyelaraskan kekuatan tersebut dengan visi sekolah impian dan visi
setiap warga sekolah.

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

B. DEAKRIPSI KEGIATAN
Kegiatan pendampingan 2 dilakukan pada hari Rabu tanggal 30 November 2022.
Kegiatan dimulai dengan diskusi antara calon guru penggerak dengan pengajar
praktik tentang pemahaman dan refleksi kegiatan yang telah dilakukan terkait modul
1. Pengajar Praktik memulai dengan pertanyaan terbuka apa saja yang sudah dipelajari di modul 1,
apa kendala yang dihadapi dan bagaimana dukungan kepala sekolah serta rekan sejawat selama
pendidikan calon guru penggerak berjalan.

Adapun jawaban dari calon guru penggerak adalah :

1. Materi dipelajari di modul satu adalah Filosofi Ki Hajar Dewantara, Nilai dan Peran
Guru Penggerak, Visi Guru Penggerak dan Budaya Positif.

- Pada materi Filosofi Ki Hajar Dewantara dikatakan bahwa tujuan pendidikan adalah
menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai
keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia
maupun sebagai anggota masyarakat.

- Nilai Guru Penggerak adalah: berpihak pada murid, mandiri, inovatif, reflektif da
n kolaboratif.
Peran Guru penggerak adalah : menjadi pemimpin pembelajaran,menjadi coach bagi
guru lain, mendorong kolaborasi,mewujudkan kepemimpinan murid dan
menggerakkan komunitas praktisi

- Visi Guru penggerak

Dalam pembuatan visi, salah satu pendekatan yang digunakan adalah Inkuiri
Apresiatif (IA)
melalui tahapan BAGJA

- Budaya Positif
Disiplin Positif dan Nilai-nilai Kebajikan Universal, Teori Motivasi, Hukuman dan
Penghargaan, Restitusi, Kebutuhan Dasar Manusia dan Dunia Berkualitas, Lima
Posisi Kontrol dan segitiga restitusi

2. Kendala yang dihadapi calon guru penggerak yaitu banyaknya tugas di LMS
sehingga calon guru penggerak kurang dapat mengatur waktu dengan baik antara
tugas mengajar dengan tugas calon guru penggerak ( manajemen waktu).

3. Kepala sekolah memberikan dukungan penuh atas kegiatan calon guru penggerak
dibuktikan dengan fasilitasi baik terkait sarana prasarana yang digunakan, dukungan
moril maupun dukungan materil.

4. Rekan sejawat juga mendukung kegiatan calon guru penggerak, terbukti dari
keikutsertaan rekan sejawat dalam kegiatan yang dilakukan oleh calon guru
penggerak.

Setelah kegiatan pendampingan individu, selanjutnya adalah kegiatan IHT mengenai


VISI DAN PRAKARSA PERUBAHAN. Acara dibuka oleh Pengajar praktik dengan
susunan acara :

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


3
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

a. Pengantar tujuan diskusi


b. Merumuskan kalimat rumpang dan melihat visi sekolah
c. Mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan visi
d. Mendiskusikan inisiatif perubahan yang dapat dilakukan di sekolah.
e. Penutup

Adapun yang terlibat dalam kegiatan diskusi Visi dan Prakarsa Perubahan CGP A-
10 yaitu :

1. Anita Komalasari, M. Pd., Gr ( Pengajar Praktik )


2.Hermanto, S. Pd., M. Si. Kepala Sekolah SDN 3 Gelumbang
3. Emiliah, S.Pd ( Calon Guru Penggerak SDN 3 Gelumbang)
4. Perwakilan Tendik
5. 5 Perwakilan Guru
6. 5 Perwakilan peserta didik

C. SASARAN

Sasaran pelaksanaan pendampingan individu adalah sebagai berikut:

NO NAMA INSTANSI CGP PP


1. ANITA CHARULISDA, TK Negeri 1 Semende Darat
S. Pd Laut
2. EMILIAH, S. Pd., SD. SD Negeri 3 Gelumbang Anita Komalasari, M.
SMP Negeri 4 Gelumbang Pd., Gr
3. BAMBANG HERMANTO,
S. Pd. I
4. ENDAH RAPIKOH, S. SMP Negeri 7 Gelumbang
Pd
5. ELSA DAMAYANTI SMK BUKIT ASAM TANJUNG
UTAMI, S, Si ENIM
6. RECKY ARDIANSYAH, SMA BUKIT ASAM TANJUNG
S. Pd ENIM

D. PELAKSANAAN
Proses dalam pendampingan individu akan berlangsung satu bulan sekali sepanjang
proses Pendidikan Guru Penggerak. Dalam setiap bulannya, Pengajar Praktik akan
mengunjungi sekolah Calon Guru Penggerak selama kurang lebih 4 jam pelajaran untuk
mengamati kegiatan pembelajaran dan perubahan yang terjadi di sekolah sebagai
implementasi pembelajaran daring dan lokakarya serta mengajak merekamerefleksikan
prosesnya.
Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

INSTANSI HARI/TANGGAL PP
NO NAMA PELAKSANAAN
CGP
TK Negeri 1
ANITA CHARULISDA, Selasa, 4 Juni
1. Semende Darat
S. Pd Laut 2024
EMILIAH, S. Pd., SD.
SD Negeri 3 Kamis, 30 Mei Anita Komalasari, M.
2.
Gelumbang 2024 Pd., Gr
SMP Negeri 4 Sabtu, 25 Mei
BAMBANG HERMANTO, Gelumbang
3. 2024
S. Pd. I
ENDAH RAPIKOH, S. SMP Negeri 7 Jumat, 31 Mei
4.
Pd Gelumbang 2024
ELSA DAMAYANTI SMK BUKIT ASAM Rabu, 5 Mei
5.
UTAMI, S, Si TANJUNG ENIM 2024
RECKY ARDIANSYAH, SMA BUKIT ASAM Senin, 3 Mei
6.
S. Pd TANJUNG ENIM 2024

E. PIHAK TERKAIT

Pihak yang terkait pada pelaksanaan Pendampingan Individu 2 adalah sebagai


berikut:
A. Pengajar Praktik
B. 6 calon guru penggerak
C. Kepala sekolah dari calon guru penggerak
D. Bapak/Ibu guru rekan CGP
E. Peserta Didik

F. DESKRIPSI PELAKSANAAN PENDAMPINGAN INDIVIDU 2


PI.2.1. Langkah-langkah pendampingan
Bagian awal pendampingan (10’)
a. Pengajar Praktik menyapa dan menanyakan kabar Calon Guru Penggerak
b. Menjelaskan tentang fokus pendampingan. PP memastikan CGP memahami
aktivitas pendampingan yang akan dilakukan.
c. Pengajar praktik memastikan dokumen yang dibutuhkan saat pendampingan
individu sudah disiapkan CGP.
d. Pengajar praktik menanyakan apa saja proses kegiatan yang sudah berjalan
selama satu bulan terakhir, pembelajaran daring dan menanyakan rencana tindak
lanjut dari pendampingan individu 1, serta hal-hal yang dianggap sebagai capaian
selama satu bulan terakhir (berdasarkan jurnal hasil pemantauan pembelajaran
daring)

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

e. Mengapresiasi kemajuan-kemajuan yang disampaikan oleh Calon Guru


Penggerak;
f. Pengajar Praktik mendampingi Calon Guru Penggerak meminta izin kepada
kepala sekolah untuk melakukan aktivitas mengkomunikasikan visi dan prakarsa
perubahan sekolah. Akan lebih baik lagi jika Pengajar Praktik mengingatkan CGP
untuk meminta izin kepala sekolah beberapa hari sebelum kunjungan PI-2.

Bagian inti pendampingan (160’)


a. Refleksi diri tentang lingkungan belajar di sekolah (15’)
Lakukan diskusi dengan CGP terkait lingkungan belajar di sekolah dengan
memberikan pertanyaan permatik berikut ini:
o Bagaimana dukungan Kepala Sekolah/ Rekan Sejawat terhadap pendidikan
guru penggerak yang Bapak/Ibu jalani?
o Apa bentuk dukungan yang mereka berikan?
o Apa tantangan yang Bapak/Ibu hadapi dalam menjalani pendidikan guru
penggerak dilingkungan sekolah Bapak/Ibu?
o Apa yang Bapak/Ibu lakukan untuk menghadapi tantangan tersebut?
o Apa rencana Bapak/Ibu ke depannya sehingga kegiatan pendidikan guru
penggerak yang Bapak/Ibu jalani berjalan maksimal?

b. Refleksi perubahan diri setelah memperlajari modul 1.1, 1.2 dan 1.3. (15’)
Lakukan diskusi dengan CGP terkait perubahan apa saja yang dirasakan setelah
mempelajari modul, dengan memberikan pertanyaan pematik berikut ini:
o Apa saja yang sudah Bapak/Ibu Pelajari pada Modul 1.1, 1.2 dan 1.3?
o Apakah yang Bapak/Ibu pelajari sudah di implementasikan di kelas bapak
ibu ? Berikan beberapa contohnya?
o Apakah terjadi perubahan terhadap murid Bapak/Ibu dikelas? dan
bagaimana tanggapan atau respon murid Bapak/Ibu terhadap perubahan
yang dilakukan?
o Bagaimana perasaan Bapak/Ibu setelah menerapakan Modul 1.1, 1.2 dan
1.3 dikelas Bapak/Ibu?
o Apa yang yang sudah baik dan yang perlu Bapak/Ibu perbaiki kedepannya?

c. Rencana merintis komunitas praktisi di sekolah (20’)


Ajak CGP untuk melihat lagi hasil pemetaan komunitas praktisi di lokakarya 1.
Kemudian diskusikan pertanyaan pemantik berikut ini dengan CGP.
o Dari pemetaan komunitas praktisi di lokakarya 1, dalam komunitas praktisi
mana saja Bapak/Ibu memiliki peran/pengaruh?
o Bagaimana dengan di sekolah sendiri, apakah Bapak/Ibu sudah
mulai merintis komunitas praktisi dan mendapatkan dukungan awal?
o Apa tantangan selama penerapan komunitas praktisi di sekolah tempat
Anda mengajar dan bagaimana Bapak/Ibu mengatasi tantangan tersebut?

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


6
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

o Apa saja hal menarik dan menjadi pembelajaran saat merintis komunitas
praktisi?

Setelah CGP menjawab 4 pertanyaan di atas, berikan pertanyaan lanjutan berikut ini.
o Strategi apa saja yang akan Bapak/ Ibu lakukan untuk segera memulai
komunitas praktisi di lingkungan sekolah Bapak/ Ibu? (jika belum dimulai)
o Apa rencana yang akan Bapak/Ibu lakukan untuk pengembangan
komunitas praktisi yang sudah dibentuk agar dapat belajar bersama demi
meningkatkan hasil belajar murid?

d. Memfasilitasi Diskusi Visi dan Prakarsa Perubahan Sekolah (110’)


o CGP melakukan fasilitasi diskusi sesuai dengan Panduan fasilitasi Diskusi
Visi dan Prakarsa Perubahan Sekolah
o Pengajar Praktik memberikan penguatan di akhir diskusi dengan
menekankan pentingnya kerja sama dan gotong royong untuk mencapai
visi sekolah. Dukungan seluruh warga sekolah dalam menindaklanjuti
proses ini juga diperlukan dalam bentuk membuat rencana yang lebih
konkret atas inisiatif/prakarsa perubahan yang diusulkan sehingga cita-cita
sekolah untuk masa depan murid dapat terwujud. Jika waktu tidak
memadai, diskusi tindak lanjut tersebut dapat dilakukan oleh CGP di luar
waktu kunjungan pendampingan individu.
o Di luar forum diskusi, Pengajar Praktik memastikan CGP menyerahkan
laporan hasil diskusi kepada Kepala sekolah dan Pengajar Praktik.

Bagian akhir pendampingan (10’)


a. Melakukan refleksi terhadap proses pendampingan saat ini:
o Apa hal paling menarik yang Bapak/ Ibu dapatkan setelah proses
pendampingan hari ini? Apa yang membuat hal tersebut menarik menurut
Bapak/ Ibu?
o Apa yang sudah baik dan yang perlu diperbaiki dari pendamping pada
kegiatan pendampingan berikutnya?
b. Mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih telah berbagi praktik baik yang
sudah dilakukan dari pembelajaran daring.
c. Mengingat CGP untuk menyebarkan, mengumpulkan dan menginput survei di
LMS tentang kompetensi guru penggerak (lembar umpan balik, lampiran 3).
Kegiatan ini dilakukan satu minggu sebelum pelaksanaan PI 3. Yang harus
dilakukan CGP:
o Menyebarkan kuesioner survey Lembar Umpan Balik sesuai peran dan
jenjang yang diampu oleh CGP dengan responden Kepala sekolah, rekan
guru (5 orang), dan perwakilan murid CGP (5 orang)
o CGP mengisi lembar asesmen mandiri kompetensi guru penggerak.

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


7
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

o CGP membuat refleksi tertulis terkait umpan balik dari para responden dan
hasil asesmen mandiri. Refleksi ini diunggah di LMS pada bagian
Pendampingan Individu 3 (Lampiran 2).
d. Memotivasi untuk tetap mencoba praktik-praktik pembelajaran yang berpihak
pada anak.
e. Jika ada hal-hal terkait pembelajaran daring yang perlu diketahui oleh fasilitator,
maka perlu dicatat dalam Jurnal Komunikasi.

G. EVALUASI

Evaluasi yang dilakukan pada pelaksanaan pendampingan individu 2 ini adalah,


a. Permasalahan yang muncul
Secara umum kegiatan berjalan lancar. Ada sedikit kendala teknis dimana sempat terjadi
terjadi kesulitan di tempat CGP sinyal internet bermasalah.
b. Rekomendasi dan saran dari Pengajar Praktik
Kepada 6 CGP yang tugas LMS yang belum selesai untuk segera diselesaikan dan harus
selalu berkoordinasi dengan Pengajar Praktik.

H. PENUTUP

Laporan pelaksanaan Pendampingan Individu 2 ini diharapkan menjadi bahan


informasi untuk evaluasi dan control pelaksanaan lokakarya Program Pendidikan Guru
Penggerak (PGP). Informasi yang didapatkan merupakan bahan tindak lanjut bagi pemangku
kebijakan, penyelenggara serta pihak-pihak lain untuk tercapainya tujuan dari program.

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


8
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

I. LAMPIRAN

DAFTAR HADIR PENDAMPINGAN INDIVIDU 2 CGP

Pengajar Praktik: Anita Komalasari, M. Pd., Gr SMPN 4 Muara Enim


9

Anda mungkin juga menyukai