Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Di SMK Piri 1 Yogyakarta Skripsi

Unduh sebagai pdf atau txt
Unduh sebagai pdf atau txt
Anda di halaman 1dari 137

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HANDOUT MELAKUKAN

PEKERJAAN DENGAN MESIN BUBUT DI SMK PIRI 1 YOGYAKARTA

SKRIPSI
Diajukan Kepada Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh
Gelar Sarjana Pendidikan Teknik

OLEH :

WISNU PRASETYO
09503242007

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2011
HALAMAN MOTTO

Gagasan bukan sesuatu, tetapi gagasan adalah yang menciptakan sesuatu

Dirimu adalah apa yang kamu pikirkan, arah yang kamu tuju dan apa yang
kamu pikirkan

Sebaik - baiknya hidup manusia adalah jika ia mampu memberikan manfaat


bagi orang lain
PERSEMBAHAN

Skripsi ini kupersembahkan kepada :

Ø Bapak, ibu dan adikku tercinta yang telah melimpahkan bimbingan, doa

dan segala dukungan baik material maupun spiritual

Ø Dan semua temanku angkatan 2005, 2006, 2007, 2008 yang telah
membantu dalam pembuatan skripsi ini
Ø Almamaterku, Universitas Negeri Yogyakarta
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HANDOUT MELAKUKAN
PEKERJAAN DENGAN MESIN BUBUT DI SMK PIRI 1 YOGYAKARTA

Oleh :
Wisnu Prasetyo
09503242007
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu produk baru yang
berupa handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut di SMK PIRI 1
Yogyakarta. Tujuan lain dari penelitian ini adalah mengetahui tahapan
pengembangan dan kelayakan dari handout melakukan an pekerjaan dengan mesin
bubut sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMK PIRI
1 Yogyakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan
Research and Development
pengembangan ((Research Development)). ). Pengembangan produk baru
berupa handout mata pelajaran kerja mesin melalui beberapa tahap, yaitu (1) studi
pendahuluan; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) revisi desain;
(5) uji coba lapangan awal; (6) revisi I; (7) uji coba lapangan utama; (8) revisi II;
(9) uji coba lapangan operasional; (10) revisi produk akhir; dan (11)
penyempurnaan produk. Penelitian ini dilakukan pada Siswa kelas XI Jurusan
Teknik Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan
menggunakan instrumen berupa angket. Teknik analisis yang digunakan gunakan adalah
analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui kelayakan handout
pembelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut.
Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran yang dihasilkan berupa
produk berbentuk handout mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin
bubut. Berdasarkan silabus, standar kompetensi dan kompetensi dasar materi materi-
materi kemudian dikembangkan menjadi tiga (3) buah handout. Materi pokok dari
tiap handout,, yaitu (1) handout 1: menjelaskan pengertian ian mesin bubut dan
macam-macam bagian-bagian mesin bubut; (2) handout 2: menjelaskan
macam serta bagian
pengertian alat potong dan kecepatan kecepatan mesin bubut; (3) handout 3:
kecepatan-kecepatan
menjelaskan roda gigi pengganti dan proses pembubutan. Uji kelayakan terhadap
handout pembelajaran
belajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut yang
dikembangkan, menurut penilaian dosen ahli materi memperoleh skor rata rata-rata
keseluruhan sebesar 3,46 dengan kriteria penilaian baik, guru Program Studi
Teknik Pemesinan sebagai ahli materi memperoleh ra rata-rata
rata skor keseluruhan 4,4
dengan kriteria penilaian sangat baik, dari ahli media memperoleh rata rata-rata skor
keseluruhan sebesar 4,05 dengan kriteria penilaian baik, dan dari uji lapangan
memperoleh rata-rata
rata skor keseluruhan sebesar 4,12 dengan kriteria penilaian
baik. Standar kelayakan handout apabila skor rata rata-rata
rata keseluruhan tidak kurang
dari standar minimal yaitu baik. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan
bahwa handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut di SMK PIRI 1
Yogyakarta yang dikem
dikembangkan
bangkan sudah baik sehingga layak digunakan untuk
mendukung pembelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut.

Kata kunci : handout,, pembelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut


KATA PENGANTAR

Puji syukur atas ke hadirat Allah SWT, karena berkat rahmat, karunia dan

hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengembangan

Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1

Yogyakarta”.

Tujuan penyusunan skripsi ini adalah untuk menghasilkan suatu media

pembelajaran berupa handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut yang

diharapkan mampu mendukung proses pengajaran pada mata pelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut.

Penulisan skripsi ini dapat terlaksana dengan baik karena bimbingan dan

bantuan dari berbagai pihak. Maka, dalam kesempatan ini penulis ingin

mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat:

1. Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A., Selaku Rektor Universitas Negeri

Yogyakarta.

2. Dr. Moch Bruri Triyono, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas

Negeri Yogyakarta.

3. Drs. Bambang Setyo HP, M.Pd., selaku ketua jurusan Pendidikan Teknik

Mesin Universitas Negeri Yogyakarta.

4. Paryanto, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang telah memberi

arahan dan bantuannya serta motivasinya untuk segera menyelesaikan laporan

skripsi ini.
5. Buat kedua orang tuaku dan saudara-saudaraku tercinta yang telah

memberikan bantuan baik material maupun spiritual selama ini.

6. Semua pihak yang telah membantu sehinggga terlaksananya penelitian ini

berserta laporan skripsinya.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini sangat jauh dari sempurna.

Untuk itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan.

Semoga tulisan ini membawa manfaat sebagimana mestinya. Amien.

Yogyakarta, November 2011

Penulis
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL........................................................................................ i
HALAMAN PERSETUJUAN......................................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................... iii
HALAMAN PERNYATAAN ......................................................................... iv
HALAMAN MOTTO ...................................................................................... v
HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................... vi
ABSTRAK ....................................................................................................... vii
KATA PENGANTAR ..................................................................................... viii
DAFTAR ISI.................................................................................................... x
DAFTAR TABEL............................................................................................ xiii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... xiv
DAFTAR LAMPIRAN.................................................................................... xv

BAB I PENDAHULUAN…………………………………………….. 1

A. Latar Belakang Masalah........................................................ 1

B. Identifikasi Masalah.............................................................. 4

C. Batasan Masalah ................................................................... 5

D. Rumusan Masalah ................................................................. 5

E. Tujuan Penelitian .................................................................. 6

F. Manfaat Penelitian ................................................................ 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA………………………………………… 8

A. Deskripsi Teori...................................................................... 8

1. Belajar ............................................................................. 8

2. Teori Proses Pemesinan .................................................. 14

3. Media Pembelajaran........................................................ 16
4. Media pembelajaran berbentuk handout ........................ 26

5. Tinjauan handout sebagai bahan ajar…………………… 26

6. Karakteristik handout ………………………………….. 28

B. Kerangka Berfikir ...................................................................... 37

C. Pertanyaan Penelitian............................................................ 38

BAB III METODE PENELITIAN…………………………………… 39

A. Desain Penelitian................................................................... 39

B. Waktu dan Tempat Penelitian .............................................. 40

C. Responden Penelitian ........................................................... 40

D. Obyek Penelitian ................................................................... 41

E. Prosedur Pengembangan ....................................................... 41

1. Tahap Perencanaan ......................................................... 43

2. Tahap Pengembangan Produk Awal ............................... 45

3. Tahap Validasi Ahli ........................................................ 46

4. Tahap Uji Coba ............................................................... 47

5. Pembuatan Produk Akhir ................................................ 49

F. Responden Uji Coba……………………………………….. 50

G. Jenis dan Sumber Data…………………………………….. 50

H. Instrumen Pengumpulan Data……………………………… 51

1. Instrumen Uji Kelayakan Untuk Ahli Materi………….. 52

2. Instrumen Uji Kelayakan Untuk Ahli Media………….. 53

3. Instrumen Uji Empirik Terbatas dan Lapangan……….. 54


I. Teknik Analisis Data……………………………………….. 55

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN……………… 59

A. Hasil Penelitian .................................................................... 59

1. Tahap Perencanaan ........................................................... 59

2. Pengembangan Produk Awal ............................................ 66

a. Analisis Kebutuhan ................................................... 66

1) Analisis Kebutuhan Intruksional............................ 66

2) Analisis Kebutuhan Siswa ..................................... 68

b. Desain Produk ............................................................ 69

3. Uji Validasi ..................................................................... 75

a. Deskripsi Data Validasi Ahli Materi .......................... 75

1) Data Penilaian Ahli Materi Dari Dosen Fakultas

Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.................. 75

2) Data Penilaian Ahli Materi Dari Guru SMK PIRI

1 Yogyakarta……………………………………... 79

b. Deskripsi Data Validasi Ahli Media........................... 83

4. Uji Coba .......................................................................... 89

a. Deskripsi Data Hasil Uji Coba I................................. 89

b. Deskripsi Data Hasil Uji Coba II................................ 93

c. Deskripsi Data Hasil Uji Coba III .............................. 97

5. Revisi ............................................................................. 101

B. Pembahasan…………………………………………. ........... 102


1. Produk Akhir................................................................... 102

2. Hambatan Penelitian ....................................................... 105

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN……………………………….. 106

A. Kesimpulan ........................................................................... 106

B. Saran ..................................................................................... 107

1. Saran Pemanfaatan Dan Desiminasi................................. 107

2. Saran Pengembangan Produk dan Penelitian Lanjut........ 108

C. Keterbatasan Penelitian dan Pengembangan......................... 108

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………. . 110

LAMPIRAN ................................................................................................... 103


DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Kisi-kisi Instrumen untuk Ahli Materi Pembelajaran......................... 52

Tabel 2. Kisi-kisi Instrumen untuk Ahli Media Pembelajaran ......................... 53

Tabel 3. Kisi-kisi Instrumen Uji Empirik Terbatas dan Lapangan Untuk

Siswa………………………………………………………………. 54

Tabel 4. Konversi Skor Ke Dalam Nilai Pada Skala 5 ..................................... 56

Tabel 5. Pedoman Pengubahan Data Kuantitatif Menjadi Data Kualitatif ....... 57

Tabel 6. Format Wawancara Kepada Siswa ..................................................... 60

Tabel 7. Format Wawancara Guru Jurusan Teknik Mesin……………………. 62

Tabel 8. Observasi Pembelajaran Di Kelas Dan Observasi Kelas…………….. 63

Tabel 9. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar………………………… 71


DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Bagan Prosedur Pengembangan ..................................................... 43

Gambar 2. Cover Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut ......... 70

Gambar 3. Daftar Isi Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut.... 73

Gambar 4. Histogram Data Penilaian Dosen Ahli Materi ............................... 77

Gambar 5. Histogram Data Penilaian Guru Ahli Materi…………………….. 81

Gambar 6. Histogram Data Penilaian Ahli Media ........................................... 87

Gambar 7. Histogram Data Penilaian Uji Coba I ............................................. 91

Gambar 8. Histogram Data Penilaian Uji Coba II ........................................... 95

Gambar 9. Histogram Data Penilaian Uji Coba III .......................................... 99


DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian dari SMK PIRI Sleman ............................ 112

Lampiran 2. Surat Permohonan Izin dari Fakultas Teknik UNY ................... 113

Lampiran 3. Surat Keterangan Izin Pemerintah Kota Yogyakarta ................. 114

Lampiran 4. Surat Keterangan Izin Pemerintah Provinsi DIY ....................... 115

Lampiran 5. Kartu Bimbingan Skripsi............................................................ 116

Lampiran 6. Permohonan Judgement Instrumen ............................................ 119

Lampiran 7. Permohonan Judgement Ahli Materi Dosen UNY..................... 121

Lampiran 8. Permohonan Judgement Ahli Materi Guru SMK...................... 123

Lampiran 9. Permohonan Judgement Ahli Media .......................................... 125

Lampiran 10. Angket Penilaian Ahli Materi Dosen UNY.............................. 127

Lampiran 11. Angket Penilaian Ahli Materi Guru SMK................................ 130

Lampiran 12. Angket Penilaian Ahli Media …………………… .................. 133

Lampiran 13. Angket Penilaian Siswa............................................................ 136

Lampiran 14. Hasil Penilaian Ahli Materi Dosen UNY ................................. 145

Lampiran 15. Hasil Penilaian Ahli Materi Guru SMK ................................... 147

Lampiran 16. Hasil Penilaian Ahli Media ...................................................... 149

Lampiran 17. Hasil Uji Coba I........................................................................ 151

Lampiran 18. Hasil Uji Coba II ...................................................................... 153

Lampiran 19. Hasil Uji Coba III. …………………………………………... 155

Lampiran 20. Silabus ……………………………………………………….. 157

Lampiran 21. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar …………………. 161


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perkembangan dalam dunia pendidikan seperti yang dialami sekarang

ini menuntut adanya peningkatan dalam proses pembelajaran. Upaya

peningkatan kualitas dalam proses pembelajaran harus lebih banyak dilakukan

pengajar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.

Salah satu upaya untuk peningkatan proses pembelajaran adalah penggunaan

media secara efektif mempertinggi kualitas yang akhirnya dapat meningkatkan

kualitas hasil belajar.

Penggunaan alat bantu atau media pembelajaran merupakan bagian

yang tidak bisa dipisahkan dan sudah merupakan suatu integrasi terhadap

metode belajar yang dipakai. Alat bantu belajar termasuk salah satu unsur

dinamis dalam belajar. Kedudukan alat bantu memiliki peranan yang penting

karena dapat membantu proses belajar siswa. Penggunaan alat bantu, bahan

belajar yang abstrak bisa dikongkritkan dan membuat suasana belajar yang

tidak menarik menjadi menarik. Alat bantu atau media untuk belajar mandiri

pada era kemajuan teknologi sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran.

Hal ini dibutuhkan untuk menciptakan kualitas manusia yang tidak hanya

bergantung melalui transfer ilmu secara verbal, baik yang dilakukan oleh

sekolah maupun perguruan tinggi ataupun lembaga pendidikan nonformal

pada saat ini.


Sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan salah satu lembaga

pendidikan kejuruan yang memiliki tugas mempersiapkan peserta didik untuk

dapat bekerja sesuai dengan bidang keahlian tertentu. Dalam

perkembangannya SMK dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia

(SDM) yang dapat mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

SMK sebagai pencetak tenaga kerja yang siap pakai harus membekali

siswanya dengan pengetahuan dan ketrampilan yang sesuai dengan

kompetensi program keahlian mereka. Untuk itu kualitas kegiatan belajar

mestinya harus ditingkatkan secara terus menerus, baik itu kualitas pendidik,

peserta didik, kurikulum, media pendidikan, sarana, dan prasarana yang

digunakan ketika proses belajar mengajar sedang berjalan.

Observasi yang dilakukan pada bulan Februari di SMK PIRI 1

Yogyakarta khususnya pada jurusan pemesinan menghasilkan berbagai

macam permasalahan yang terjadi di sekolah terhadap perkembangan

pengetahuan mata diklat teknik pemesinan khususnya pada pengetahuan

pengoperasian mesin bubut yang dialami oleh siswa. Permasalahan yang

sering muncul adalah tentang penggunaan metode ceramah tanpa ada variasi

dalam pembelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya

pada pengoperasian mesin bubut, sehingga akan menyebabkan siswa jenuh,

kurang termotivasi, materi mata diklat pengoperasian mesin bubut ini sulit

dipahami, belum tersedianya bahan ajar seperti media yang memadai untuk

menunjang kegiatan belajar mengajar di kelas dan sebagai bahan pegangan


siswa dalam belajar yang akhirnya akan menyebabkan hasil belajar siswa

menjadi menurun.

Proses belajar mengajar mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan

mesin bubut yang berlangsung di jurusan teknik pemesinan SMK PIRI 1

Yogyakarta, selama ini masih menggunakan metode-metode klasik. Metode

tersebut seperti ceramah, guru menjelaskan didepan kelas dan siswa

memperhatikan. Ketika guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

bertanya, para siswa cenderung diam. Mereka kurang mengerti dengan

penyampaian materi tersebut oleh guru. Media yang digunakan pun sangat

terbatas, hanya menggunakan papan tulis, kapur, whiteboard, spidol, dan buku

paket praktek. Media-media tersebut dirasakan kurang maksimal. Metode-

metode seperti di atas sungguh kurang efisien dalam pelaksanan proses belajar

mengajar. Sehingga perlu diadakan perubahan dari sistem belajar mengajar.

Penggunaan media pembelajaran dan sumber bahan ajar yang baik

sangat diperlukan dalam rangka membantu proses pembelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut yang efektif dan efisien. Dalam upaya

meningkatkan efektifitas siswa dalam belajar, maka guru dituntut untuk

menggunakan bahan ajar yang isi materinya lebih terperinci dan sesuai

kompetensi dalam hal ini berupa handout atau buku pegangan siswa.

Alasan pemilihan bahan ajar berupa handout adalah untuk membantu

siswa supaya lebih mudah memahami materi pengoperasian mesin bubut

secara utuh. Penggunaan handout akan mengurangi verbalitas materi yang


disampaikan dan mampu meningkatkan peran aktif siswa dalam pembelajaran

mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut, yang akhirnya

diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mata diktat pemesinan siswa.

Handout yang sudah dikembangkan yang berisi materi tentang teori mesin

bubut diberikan kepada siswa sehingga diharapkan siswa akan lebih mudah

mempelajari dan memahami materi tentang teori mesin bubut. Selain itu

waktu yang digunakan akan lebih efektif dan tidak terbuang hanya untuk

mencatat materi pelajaran, dan dapat digunakan sebagai pegangan jika lupa

akan materi tentang pengoperasian mesin bubut yang telah dipelajari

disekolah.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut diperlukan penelitian

khususnya berkaitan dengan pembelajaran tentang teori mesin bubut dengan

mengembangkan bahan ajar berupa handout. Hasil penelitian ini diharapkan

dapat bermanfaat bagi sekolah, guru, maupun siswa sebagai suatu usaha dalam

meningkatkan keberhasilan pembelajaran pengoperasian mesin bubut,

sehingga dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan di atas, dapat

diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut :

1. Siswa masih sulit memahami materi pelajaran.

2. Kurangnya minat dan motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran.

3. Diperlukannya sumber bahan ajar yang memadai yang memudahkan

siswa dalam memahami materi pelajaran pengoperasian mesin bubut.


4. Diperlukannya media pembelajaran yang mendukung kemudahan siswa

dalam belajar.

5. Penyampaian materi pembelajaran mata pelajaran melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut dengan metode ceramah yang menyebabkan kurang

dikuasainya materi pelajaran.

6. Pemahaman siswa terhadap materi pengoperasian mesin bubut dirasa

kurang apabila dalam penyampaiannnya hanya sebatas teori-teori tanpa

diberikan kegiatan evaluasi tentang langkah kerja proses pembubutan.

C. Batasan Masalah

Dilihat dari identifikasi masalah yang ada pada bagian empat dan

enam di atas, kurang maksimalnya penggunaan media dan pengembangan

media yang sesuai dengan perkembangan kurikulum, sehingga berdampak

kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pengoperasian mesin bubut.

Pada penelitian ini masalah yang akan dibahas dibatasi hanya pada

pengembangan bahan ajar untuk siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta yang berupa

buku pegangan atau handout siswa tentang teori pengoperasian mesin bubut.

D. Rumusan Masalah

1. Bagaimana tahapan pengembangan bahan ajar Handout terhadap

kompetensi pengoperasian mesin bubut?

2. Bagaimana kelayakan dari bahan ajar Handout terhadap kompetensi

pengoperasian mesin bubut?


E. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui tahapan pengembangan bahan ajar Handout terhadap

kompetensi pengoperasian mesin bubut.

2. Untuk mengetahui kelayakan dari bahan ajar Handout terhadap

kompetensi pengoperasian mesin bubut.

F. Manfaat Penelitian

1. Bagi Sekolah

Menambah koleksi bahan ajar materi pengoperasian mesin bubut

berupa buku pegangan siswa atau handout.

2. Bagi Guru

a) Memberikan masukan dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan

guru pada penggunaan bahan ajar berupa handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut.

b) Sebagai referensi dan alternatif bahan ajar yang sesuai untuk materi

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut.

3. Bagi Siswa

a) Membantu siswa memahami materi atau konsep dari mesin bubut dengan

memanfaatkan bahan ajar berupa handout melakukan pekerjaan dengan

mesin bubut.
b) Meningkatkan tingkat kemandirian belajar siswa terhadap konsep esensial

yang terkandung dalam materi pembelajaran teori pemesinan khususnya

pada konsep pengoperasian mesin bubut

4. Bagi peneliti

Menambah informasi tentang alternatif bahan ajar teori pemesinan.


BAB I
PENDAHULUAN

B. Latar Belakang Masalah

Perkembangan dalam dunia pendidikan seperti yang dialami sekarang

ini menuntut adanya peningkatan dalam proses pembelajaran. Upaya

peningkatan kualitas dalam proses pembelajaran harus lebih banyak dilakukan

pengajar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.

Salah satu upaya untuk peningkatan proses pembelajaran adalah penggunaan

media secara efektif mempertinggi kualitas yang akhirnya dapat meningkatkan

kualitas hasil belajar.

Penggunaan alat bantu atau media pembelajaran merupakan bagian

yang tidak bisa dipisahkan dan sudah merupakan suatu integrasi terhadap

metode belajar yang dipakai. Alat bantu belajar termasuk salah satu unsur

dinamis dalam belajar. Kedudukan alat bantu memiliki peranan yang penting

karena dapat membantu proses belajar siswa. Penggunaan alat bantu, bahan

belajar yang abstrak bisa dikongkritkan dan membuat suasana belajar yang

tidak menarik menjadi menarik. Alat bantu atau media untuk belajar mandiri

pada era kemajuan teknologi sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran.

Hal ini dibutuhkan untuk menciptakan kualitas manusia yang tidak hanya

bergantung melalui transfer ilmu secara verbal, baik yang dilakukan oleh

sekolah maupun perguruan tinggi ataupun lembaga pendidikan nonformal

pada saat ini.


Sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan salah satu lembaga

pendidikan kejuruan yang memiliki tugas mempersiapkan peserta didik untuk

dapat bekerja sesuai dengan bidang keahlian tertentu. Dalam

perkembangannya SMK dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia

(SDM) yang dapat mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

SMK sebagai pencetak tenaga kerja yang siap pakai harus membekali

siswanya dengan pengetahuan dan ketrampilan yang sesuai dengan

kompetensi program keahlian mereka. Untuk itu kualitas kegiatan belajar

mestinya harus ditingkatkan secara terus menerus, baik itu kualitas pendidik,

peserta didik, kurikulum, media pendidikan, sarana, dan prasarana yang

digunakan ketika proses belajar mengajar sedang berjalan.

Observasi yang dilakukan pada bulan Februari di SMK PIRI 1

Yogyakarta khususnya pada jurusan pemesinan menghasilkan berbagai

macam permasalahan yang terjadi di sekolah terhadap perkembangan

pengetahuan mata diklat teknik pemesinan khususnya pada pengetahuan

pengoperasian mesin bubut yang dialami oleh siswa. Permasalahan yang

sering muncul adalah tentang penggunaan metode ceramah tanpa ada variasi

dalam pembelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya

pada pengoperasian mesin bubut, sehingga akan menyebabkan siswa jenuh,

kurang termotivasi, materi mata diklat pengoperasian mesin bubut ini sulit

dipahami, belum tersedianya bahan ajar seperti media yang memadai untuk

menunjang kegiatan belajar mengajar di kelas dan sebagai bahan pegangan


siswa dalam belajar yang akhirnya akan menyebabkan hasil belajar siswa

menjadi menurun.

Proses belajar mengajar mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan

mesin bubut yang berlangsung di jurusan teknik pemesinan SMK PIRI 1

Yogyakarta, selama ini masih menggunakan metode-metode klasik. Metode

tersebut seperti ceramah, guru menjelaskan didepan kelas dan siswa

memperhatikan. Ketika guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

bertanya, para siswa cenderung diam. Mereka kurang mengerti dengan

penyampaian materi tersebut oleh guru. Media yang digunakan pun sangat

terbatas, hanya menggunakan papan tulis, kapur, whiteboard, spidol, dan buku

paket praktek. Media-media tersebut dirasakan kurang maksimal. Metode-

metode seperti di atas sungguh kurang efisien dalam pelaksanan proses belajar

mengajar. Sehingga perlu diadakan perubahan dari sistem belajar mengajar.

Penggunaan media pembelajaran dan sumber bahan ajar yang baik

sangat diperlukan dalam rangka membantu proses pembelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut yang efektif dan efisien. Dalam upaya

meningkatkan efektifitas siswa dalam belajar, maka guru dituntut untuk

menggunakan bahan ajar yang isi materinya lebih terperinci dan sesuai

kompetensi dalam hal ini berupa handout atau buku pegangan siswa.

Alasan pemilihan bahan ajar berupa handout adalah untuk membantu

siswa supaya lebih mudah memahami materi pengoperasian mesin bubut

secara utuh. Penggunaan handout akan mengurangi verbalitas materi yang


disampaikan dan mampu meningkatkan peran aktif siswa dalam pembelajaran

mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut, yang akhirnya

diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mata diktat pemesinan siswa.

Handout yang sudah dikembangkan yang berisi materi tentang teori mesin

bubut diberikan kepada siswa sehingga diharapkan siswa akan lebih mudah

mempelajari dan memahami materi tentang teori mesin bubut. Selain itu

waktu yang digunakan akan lebih efektif dan tidak terbuang hanya untuk

mencatat materi pelajaran, dan dapat digunakan sebagai pegangan jika lupa

akan materi tentang pengoperasian mesin bubut yang telah dipelajari

disekolah.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut diperlukan penelitian

khususnya berkaitan dengan pembelajaran tentang teori mesin bubut dengan

mengembangkan bahan ajar berupa handout. Hasil penelitian ini diharapkan

dapat bermanfaat bagi sekolah, guru, maupun siswa sebagai suatu usaha dalam

meningkatkan keberhasilan pembelajaran pengoperasian mesin bubut,

sehingga dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan di atas, dapat

diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut :

7. Siswa masih sulit memahami materi pelajaran.

8. Kurangnya minat dan motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran.

9. Diperlukannya sumber bahan ajar yang memadai yang memudahkan

siswa dalam memahami materi pelajaran pengoperasian mesin bubut.


10. Diperlukannya media pembelajaran yang mendukung kemudahan siswa

dalam belajar.

11. Penyampaian materi pembelajaran mata pelajaran melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut dengan metode ceramah yang menyebabkan kurang

dikuasainya materi pelajaran.

12. Pemahaman siswa terhadap materi pengoperasian mesin bubut dirasa

kurang apabila dalam penyampaiannnya hanya sebatas teori-teori tanpa

diberikan kegiatan evaluasi tentang langkah kerja proses pembubutan.

C. Batasan Masalah

Dilihat dari identifikasi masalah yang ada pada bagian empat dan

enam di atas, kurang maksimalnya penggunaan media dan pengembangan

media yang sesuai dengan perkembangan kurikulum, sehingga berdampak

kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pengoperasian mesin bubut.

Pada penelitian ini masalah yang akan dibahas dibatasi hanya pada

pengembangan bahan ajar untuk siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta yang berupa

buku pegangan atau handout siswa tentang teori pengoperasian mesin bubut.

D. Rumusan Masalah

1. Bagaimana tahapan pengembangan bahan ajar Handout terhadap

kompetensi pengoperasian mesin bubut?

2. Bagaimana kelayakan dari bahan ajar Handout terhadap kompetensi

pengoperasian mesin bubut?


E. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui tahapan pengembangan bahan ajar Handout terhadap

kompetensi pengoperasian mesin bubut.

2. Untuk mengetahui kelayakan dari bahan ajar Handout terhadap

kompetensi pengoperasian mesin bubut.

F. Manfaat Penelitian

1. Bagi Sekolah

Menambah koleksi bahan ajar materi pengoperasian mesin bubut

berupa buku pegangan siswa atau handout.

2. Bagi Guru

a) Memberikan masukan dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan

guru pada penggunaan bahan ajar berupa handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut.

b) Sebagai referensi dan alternatif bahan ajar yang sesuai untuk materi

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut.

3. Bagi Siswa

a) Membantu siswa memahami materi atau konsep dari mesin bubut dengan

memanfaatkan bahan ajar berupa handout melakukan pekerjaan dengan

mesin bubut.
b) Meningkatkan tingkat kemandirian belajar siswa terhadap konsep esensial

yang terkandung dalam materi pembelajaran teori pemesinan khususnya

pada konsep pengoperasian mesin bubut

4. Bagi peneliti

Menambah informasi tentang alternatif bahan ajar teori pemesinan.


BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan

pengembangan atau Research And Development (R&D). Menurut Nana

Syaodih (2009: 169) penelitian dan pengembangan adalah suatu proses atau

langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau

menyempurnakan produk yang telah ada, yang dapat dipertanggung

jawabkan.

Produk yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan dapat

berupa buku, modul, handout, paket, program pembelajaran, maupun alat

bantu belajar. Produk-produk itu digunakan untuk mengatasi permasalahan

dalam pembelajaran di kelas, laboratoriom, bengkel, atau di luar kelas. Secara

garis besar, keseluruhan proses penelitian pengembangan mencakup studi

pendahuluan tentang produk atas dasar hasil perencanaan, uji lapangan

produk yang sudah dikembangkan, dan penyempurnaan produk berdasarkan

hasil uji lapangan. Dengan demikian, pengembangan lebih diarahkan pada

upaya menghasilkan produk siap untuk digunakan secara nyata di lapangan,

bukan hanya menemukan pengetahuan atau menguji hipotesis atau teori

tertentu.

Penelitian pengembangan yang dilakukan saat ini difokuskan pada

pengembangan media handout mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan


mesin bubut untuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan di SMK PIRI 1

Yogyakarta khusunya pada jurusan pemesinan. Agar produk yang dihasilkan

dalam pengembangan sesuai dengan tujuan, maka penelitian ini

menggunakan model pengembangan berdasarkan pada model pengembangan

yang dikutip pada bukunya Borg & Gall yang berjudul Educational

Research: An Introduction (Borg & Gall, 1983 : 774-786)

B. Waktu dan Tempat Penelitian

1. Waktu Penelitian

Penelitian pengembangan media pembelajaran menggunakan handout

mata pelajaran kompetensi kejuruan melakukan pekerjaan dengan mesin

bubut dimulai pada bulan Oktober hingga selesai.

2. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SMK PIRI 1 Yogyakarta.

C. Responden Penelitian

Responden penelitian ini ditujukan kepada para ahli materi

pemesinan, dimana ahli materi dibagi menjadi dua orang ahli yaitu yang

pertama berasal dari dosen ahli materi pemesinan Fakultas Teknik Universitas

Negeri Yogyakarta dan yang kedua berasal dari guru program studi teknik

pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta, ahli media yaitu dosen Fakultas Teknik

Universitas Negeri Yogyakarta, dan para siswa kelas XI jurusan pemesinan di

SMK PIRI 1 Yogyakarta.


D. Obyek Penelitian

Obyek penelitian ini ditujukan pada handout mata pelajaran

kompetensi kejuruan melakukan pekerjaan dengan mesin bubut dengan

materi menjelaskan teknik pengoperasian mesin bubut, penelitian ini

bertujuan untuk mengetahui kelayakan. Hasil penelitian ini ditujukan untuk

mendukung proses pembelajaran kelas XI di SMK PIRI 1 Yogyakarta

E. Prosedur Pengembangan

Perancangan dan pengembangan perlu dilakukan untuk

menghasilkan handout yang baik. Oleh karena itu, dalam menentukan

prosedur pengembangan handout yang akan dikembangkan, peneliti

mempertimbangkan pendapat ahli pengembangan media. Langkah-langkah

yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari langkah-langkah Borg &

Gall.

Borg & Gall (1983: 775) menyatakan bahwa prosedur penelitian

pengembangan ada 10 langkah, yaitu:

1. Melakukan Penelitian Pendahuluan dan Pengumpulan Informasi (kajian

pustaka, pengamatan kelas dan lingkungan sekolah).

2. Melakukan Perencanaan (perumusan tujuan, penentuan urutan

pembelajaran, dan uji kelayakan terbatas).

3. Mengembangkan Produk Awal (pengembangan bahan pembelajaran,

penyusunan, instrumen evaluasi, dan validasi ahli).


4. Melakukan Uji Lapangan Permulaan (observasi dan kuisioner

dikumpulkan dan dianalisa).

5. Melakukan Revisi terhadap Produk Utama (sesuai dengan saran-saran

dari hasil uji lapangan permulaan).

6. Melakukan Uji Lapangan.

7. Melakukan Revisi terhadap Produk Operasional.

8. Melakukan Uji Coba Lapangan.

9. Melakukan Revisi terhadap Produk Akhir.

10. Mendesiminasikan dan Mengimplementasikan Produk.

Selanjutnya, langkah-langkah tersebut disederhanakan sesuai dengan

kebutuhan peneliti penyederhanaan ini tentunya mengacu pada ketentuan

pengembangan produk yang sesuai dengan langkah-langkah yang telah

dijelaskan oleh Borg & Gall, penyederhanaan itu meliputi meliputi 5 pokok

tahapan, yaitu:

1. Melakukan Perencanaan.

2. Mengembangkan Produk Awal.

3. Melakukan Validasi Produk.

4. Melakukan Uji Coba.

5. Membuat Produk Akhir.


I. Tahap Perencanaan
(1) (2)
Observasi Lapangan Studi Pendahuluan

II. Pengembangan Produk Awal

III. Tahap Validasi Produk


(3) (4)
Validasi Desain oleh Ahli Revisi Desain

IV. Tahap Uji Coba


(5) (6) (7)
Uji Coba I (one-to- Uji Coba II (small Uji Coba III (field
one evaluation) group evaluation) evaluation)

V. Produk Akhir

Gambar 1. Bagan Prosedur Pengembangan Modifikasi dari Model Pengembangan


Menurut Borg & Gall (1983: 775)

Adapun penjelasan dari tahap-tahap penelitian dan pengembangan

ini dipaparkan dibawah ini sebagai berikut.

1. Tahap Melakukan Perencanaan

Tahap pertama ini dijabarkan menjadi 2 (dua) langkah, yaitu

studi pustaka dan observasi lapangan. Tahap ini bertujuan untuk

merumuskan isi materi pembelajaran dan menganalisis kebutuhan sasaran

(dalam hal ini sasaran adalah siswa).


Produk yang akan dikembangkan adalah handout pembelajaran

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut pada pengoperasian mesin

bubut. Studi pustaka dimaksudkan untuk memperoleh rumusan tujuan

belajar siswa, sedangkan observasi tentang situasi di lapangan

dimaksudkan untuk memperoleh data kebutuhan siswa. Kebutuhan siswa

yang dimaksud adalah media apa yang dapat digunakan sebagai sumber

belajar dan dibutuhkan siswa untuk menunjang kemandirian belajar siswa

dan dapat dipergunakan oleh semua siswa. Hal yang perlu diperhatikan

dalam mengidentifikasikan kebutuhan siswa adalah kesesuaian kebutuhan

siswa dengan kondisi kelengkapan media belajar yang dimiliki siswa di

rumah. Berikut jabaran kedua langkah yang disebutkan sebelumnya

dalam tahap persiapan.

Langkah pertama dalam tahap persiapan adalah observasi

lapangan. Observasi lapangan dilakukan dengan tujuan untuk

memperoleh informasi tentang keadaan dan kebutuhan siswa mengenai

media yang dapat digunakan sebagai sumber belajar untuk menunjang

kemandirian belajar dan dapat digunakan oleh semua siswa. Selain itu

pula melakukan analisa kebutuhan untuk pegangan guru dalam

melakukan transfer ilmu kepada siswa dengan mudah dan cepat. Dengan

demikian, tujuan yang diharapkan dari penelitian ini, yaitu untuk

memperoleh media yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan siswa

berupa handout.
Langkah kedua adalah studi pustaka. Melalui studi pustaka,

diperoleh dari kurikulum yang ada disekolah lalu pengamatan terhadap

silabus yaitu Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD).

Berdasarkan SK dan KD, maka diperoleh materi yang akan diajarkan.

Pembelajaran nantinya akan terfokus pada materi tentang penjelasan

pengoperasian mesin bubut, seperti menjelaskan pengertian mesin bubut

dan macam-macamnya, menjelaskan bagian-bagian mesin bubut,

menjelaskan pengertian alat potong, menjelaskan parameter pemotongan

yang digunakan mesin bubut, menjelaskan roda gigi pengganti dan

menjelaskan pembubutan.

2. Tahap Pengembangan Produk Awal

Tujuan tahap pengembangan desain produk awal adalah untuk

mempermudah dalam membuat rancangan handout pembelajaran mata

pelajaran kerja mesin Dalam tahap ini peneliti mempersiapkan bahan-

bahan yang akan digunakan dalam pembuatan produk, antara lain bahan-

bahan materi dari berbagai sumber dan gambar-gambar untuk

memperjelas maksud teks dan adanya kegiatan evaluasi yang dilakukan

siswa agar dapat mengukur seberapa jauh tingkat pemahaman siswa

terhadap materi yang ada di dalam handout tersebut.

Setelah sumber-sumber disiapkan, maka dibuat produk dengan

cara mengembangkan penulisan bagian demi bagian sesuai dengan

rancangan yang ditulis. Membuat tulisan yang menarik dan dengan


bahasa komunikatif yang mudah dimengerti oleh siswa. Selanjutnya, hasil

desain produk awal dikonsultasikan kepada dosen pembimbing.

3. Tahap Validasi Ahli

Tujuan dari tahap pengembangan adalah untuk memperoleh

produk awal penelitian dan pengembangan berupa handout pembelajaran

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut. Dalam rangka mencapai

tujuan tersebut maka diperlukan berbagai tahapan-tahapan penilaian dari

para ahli di bidang pemesinan dan ahli dari multimedia, pada tahap ini

dilakukan dua ahli validasi yaitu validasi ahli materi dan validasi ahli

media, yaitu sebagai berikut:

a. Validasi produk

Validasi produk ini adalah aktifitas penyuntingan yang

dilakukan oleh dua ahli materi dan satu ahli media. Melalui langkah

ini, diharapkan diperoleh kritik dan saran yang jelas untuk perbaikan

produk. Penyuntingan yang dilakukan dalam langkah ini meliputi

tampilan (kualitas fisik, penyajian, ilustrasi) dan isi.

b. Revisi produk

Revisi dilakukan sesuai dengan masukan dari ahli media dan

ahli materi. Revisi dalam langkah ini adalah revisi desain sebelum uji

coba produk. Hasil revisi merupakan produk awal yang sudah

tervalidasi. Agar produk awal dapat disebut layak digunakan oleh

siswa, maka perlu diujicobakan pada subjek uji coba yang dijabarkan

pada tahap uji coba diberikan pada siswa.


4. Tahap Uji Coba

Uji coba dilakukan untuk mengetahui kualitas suatu produk yang

dihasilkan dari penelitian pengembangan handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut. Untuk mengetahui hal tersebut, maka dalam tahap

uji coba ini dikumpulkan data yang memberikan informasi tentang

kualitas produk yang dihasilkan. Data hasil uji coba dianalisis sebagai

pedoman dalam melakukan revisi produk.

Tahap uji coba dalam penelitian dan pengembangan ini terdiri

dari uji coba dan revisi hasil uji coba. Uji coba dan revisi hasil uji coba

mengacu pada evaluasi media pembelajaran oleh Arief S. Sadiman (2006:

182-185), yaitu:

a. Uji coba I

Uji coba ini adalah awal dilakukannya uji coba produk. Uji

coba dilakukan dengan cara one-to-one evaluation. Tujuan

dilakukannya uji coba I adalah untuk memperoleh saran dan komentar

serta penilaian terhadap handout demi perbaikan handout. Arief S.

Sadiman (2006: 183) menyarankan dalam tahap uji coba ini dengan

memilih 3 (tiga) siswa atau lebih yang dapat mewakili populasi target

dari media yang dibuat. Berdasarkan saran tersebut, peneliti memilih

subjek uji coba terdiri dari 4 (empat) siswa kelas XI jurusan Teknik

Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta dengan kemampuan bervariasi

(diatas rata-rata, rata-rata, dan dibawah rata-rata). Dalam hal ini siswa
memberikan penilaian terhadap produk melalui instrumen penilaian

handout. Selanjutnya hasil uji coba dianalisis dan dilakukan revisi.

b. Uji coba II

Uji coba II dilakukan dengan cara small group evaluation.

Arief S. Sadiman (2006: 184) menyarankan jumlah subjek uji coba

pada small group evaluation berjumlah 10 s.d. 20 sasaran. Hal itu

disebabkan jika kurang dari 10 data yang diperoleh kurang dapat

menggambarkan populasi target. Sebaliknya, jika lebih dari 20 data

atau informasi yang diperoleh melebihi yang diperlukan. Berdasarkan

saran tersebut, peneliti menetapkan 15 (lima belas) siswa sebagai

sasaran uji coba kelompok kecil. Pada tahap ini siswa melakukan

penilaian terhadap produk melalui angket. Tujuan tahap ini seperti

tujuan pada uji coba I. Selanjutnya hasil uji coba dianalisis dan

dilakukan revisi.

c. Uji coba III

Uji coba III dilakukan dengan cara field evaluation. Prosedur

ini adalah tahap akhir dari evaluasi formatif terhadap produk. Sasaran

uji coba ini adalah keseluruhan siswa kelas XI jurusan Teknik

Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta yang mengikuti tahapan

penelitian dan pengembangan ini mulai dari awal sampai akhir

pengambilan data, yaitu berjumlah 33 siswa. Keseluruhan siswa

tersebut melakukan penilaian terhadap produk melalui angket. Tujuan

uji coba tahap terakhir ini terkait dengan penentuan keefektifan revisi-
revisi yang telah dilakukan sebelumnya. Data-data hasil uji coba ini

dianalisis dan direvisi sesuai saran. Akhir dari prosedur ini adalah

diperoleh produk hasil penelitian dan pengembangan berupa handout

sebagai sumber dan media bahan ajar pada pembelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut.

Tujuan utama dilakukannya uji coba I dan uji coba II adalah

diperoleh data komentar dan saran terhadap produk yang dikembangkan,

yaitu handout. Selanjutnya, setelah melalui tahap revisi, dilakukan uji

coba III. Uji coba ini dilakukan dengan tujuan utama untuk mengetahui

keefektifan hasil revisi produk dari uji coba II. Karena adanya hambatan

dalam penelitian, peneliti hanya mendapatkan hasil untuk diketehui

tingkat kelayakan dan tidak diketahui tingkat keefektifannya.

5. Pembuatan Produk Akhir

Pembuatan produk akhir ini berupa handout mata pelajaran

kompetensi kejuruan melakukan pekerjaan dengan mesin bubut. Materi

yang diambil pada pembuatan handout ini adalah tentang pengoperasian

mesin bubut. Berbagai tahapan pembuatan handout ini telah dilakukan

oleh peneliti sehingga telah memasuki pada tahapan akhir dari pembuatan

produk berupa handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut untuk

siswa SMK. Tahapan akhir ini berupa penyempurnaan dan pembuatan

produk ulang yang telah melalui tahapan uji coba dan revisi dari berbagai

pihak, sehingga akan diperoleh sebuah handout yang valid untuk


mendukung proses kegiatan pembelajaran di SMK khususnya untuk

siswa kelas 2.

F. Responden Uji Coba

Responden uji coba I adalah 4 (empat) orang siswa kelas XI jurusan

Teknik Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta berkemampuan variatif,

sedangkan subjek uji coba II adalah 10 (sepuluh) siswa kelas XI jurusan

Teknik Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta berkemampuan variatif. Uji coba

terakhir adalah uji coba lapangan dengan subjek keseluruhan siswa kelas XI

jurusan Teknik Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta yang mengikuti tahapan

penelitian dan pengembangan mulai dari pengambilan data awal sampai akhir

yang berjumlah 33 siswa.

Tanggapan, kritik, saran dan perbaikan yang berkaitan dengan

handout pembelajaran mata pelajaran kerja mesin melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut telah diberikan untuk menghasilkan produk yang baik.

Produk yang berupa handout mata pelajaran kompetensi kejuruan melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut ini telah siap untuk digunakan pada proses

kegiatan pembelajaran karena telah melewati tahapan uji coba kepada

responden yang dilakukan oleh peneliti.

G. Jenis dan Sumber Data

Data yang akan diperoleh dalam tahap uji coba berfungsi untuk

memberikan masukan dalam merevisi dan menilai kualitas media handout

pembelajaran mata pelajaran kompetensi kejuruan melakukan pekerjaan


dengan mesin bubut khususnya pada pengoperasian mesin bubut yang

dikembangkan. Jenis data yang terkumpul selama proses pengembangan

disini terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif

diperoleh dari hasil uji coba lapangan yang berupa penilaian dari subjek uji

coba mengenai handout pembelajaran mata pelajaran kerja mesin melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut. Sedangkan data kualitatif berupa hasil

analisis kebutuhan, data hasil validasi ahli, uji coba perseorangan, dan uji

coba kelompok kecil yang berupa masukan, tanggapan, kritik, saran dan

perbaikan yang berkaitan dengan handout pembelajaran mata pelajaran kerja

mesin melakukan pekerjaan dengan mesin bubut.

H. Instrumen Pengumpulan Data

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ditujukan untuk

menilai kelayakan dari handout pembelajaran melakukan pekerjaan dengan

mesin bubut khususnya pada pengoperasian mesin bubut kompetensi

kejuruan. Instrumen penelitian pada penelitian pengembangan handout

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut ini dibuat menjadi tiga kelompok

besar yang digunakan untuk mengevaluasi handout yang dibuat dan

mengetahui kelayakan dari handout tersebut, yaitu (1) instrumen uji

kelayakan untuk ahli materi teknik pemesinan, (2) instrumen uji kelayakan

untuk ahli media pembelajaran dan (3) instrumen uji terbatas dan lapangan

untuk siswa. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari ahli materi

(dosen ahli materi teknik pemesinan dan guru program studi teknik
pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta), ahli media (dosen media

pembelajaran), dan uji coba handout ini diterapkan pada siswa kelas XI

Jurusan Teknik Pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta. Berikut adalah kisi-kisi

instrumen yang digunakan untuk menilai handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut yang dikembangkan. Berikut kisi-kisi instrumen

penilaian untuk masing-masing penilai:

1. Instrumen Uji Kelayakan Untuk Ahli Materi

Instrumen yang digunakan ahli materi ditinjau dari aspek (1)

Kompetensi, (2) Kualitas materi dan (3) Kelengkapan materi. Kisi-kisi

instrument untuk ahli materi dapat dilihat pada Tabel 1 dibawah ini :

Tabel 1. Kisi-Kisi Uji Kelayakan Untuk Ahli Materi

Nomor Skor
No. Aspek Indikator
Butir

- Kesesuaian SK, KD, dan 1


1. Kompetensi 1-5
Indikator dengan materi.

2. Kualitas - Kejelasan materi. 2 1-5


Materi
- Kesesuaian materi 3
dengan kompetensi yang
diharapkan.

- Sistematika sajian materi.


4
- Keakuratan materi.
5,6
- Ketuntasan materi.
7
- Kesesuaian contoh
dengan materi. 8

- Ilustrasi penarik
perhatian. 9
Lanjutan Tabel 1
- Tingkat kesulitan materi. 10
- Cakupan isi materi 11

3. Kelengkapan - Judul handout. 12 1-5


Materi
- Deskripsi penjelasan 13
materi.
14
- Contoh.
15
- Daftar pustaka.

Jumlah Butir 15

2. Instrumen Uji Kelayakan Untuk Ahli Media

Instrumen untuk ahli media ditinjau dari aspek : (1) Konsistensi,

(2) Format, (3) Organisasi, (4) Daya Tarik, (5) Ukuran Huruf, (6) Ruang

(spasi) Kosong. Kisi-kisi instrumen untuk ahli media dapat dilihat pada

tabel 2 dibawah ini :

Tabel .2. Kisi-kisi Instrument untuk Ahli Media

Nomor
No. Aspek Indikator Skor
Butir

Konsistensi - Konsistensi format dari 1 1-5


1.
halaman ke halaman

- Konsistensi dalam jarak


spasi 2

1-5
2. Format - Kesesuaian Paragraf
3,4
pada tulisan pajang.

- Isi materi dalam handout.


5
- Sistem secara visual
6

3. Organisasi - Keterbacaan teks pada 7 1-5


handout.
8
- Susunan teks pada
handout 9

- Kotak pemisahan teks

4. Daya tarik - Bagian – bagian dari 10 1-5


handout.
11
- Tampilan teks, gambar
pada handout

5. Ukuran huruf - Ukuran huruf pada 12 1-5


handout
13
- Penggunaan huruf

6 Ruang - Ruangan sekitar judul 14 1-5


(spasi )
kosong - Batas tepi (marjin) pada 15
handout

- Spasi antar kolom


16
- Permulaan paragraf
diindentasi 17

- Kesesuaian spasi antar 18


paragraf

Jumlah Butir 18
3. Instrumen Uji Empirik Terbatas Dan Lapangan Untuk Siswa.

Instrumen penerapan pada pembelajaran meliputi aspek (1)

Tampilan (2) Kemanfaatan. Kisi-kisi instrumen untuk siswa dapat dilihat

pada tabel 3 dibawah ini:

Tabel .3. Kisi-kisi Instrumen Uji Empirik Terbatas dan Lapangan untuk Siswa

Nomor Skor
No. Aspek Indikator
Butir

Tampilan - Huruf 1,2 1-5


1.
- Gambar 3,4

2. Kemanfaatan - Mempermudah belajar 5,6 1-5

- Membantu dalam proses 7,8


belajar.

3 Kejelasan - Kemudahan pemahaman 9 1-5


materi

- Kemudahan pemahaman
gambar 10

Jumlah Butir 10

I. Teknik Analisis Data

Setelah melakukan kegiatan uji coba data yang diperoleh terbagi

menjadi dua bagian, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif

mengenai kualitas media handout akan diperoleh dari masukan saran dan

kritik ahli materi, ahli media, dan siswa subyek uji coba, dan akan dihimpun
dan disimpulkan untuk memperbaiki produk media handout yang akan

dikembangkan proses perbaikan dari penghimpunan data tersebut diberikan

istilah revisi produksi. Revisi produksi akan dipaparkan secara rinci sesuai

tahap-tahap revisi yang dilakukan berdasarkan hasil dari setiap tahap uji coba

sebelum revisi dan sesudahnya disertai proses revisi.

Data kuantitatif yang diperoleh melalui angket evaluasi oleh siswa,

angket evaluasi oleh dosen ahli materi dan dari pihak sekolah yang diwakili

oleh guru bidang studi teknik pemesinan, dan angket evaluasi media oleh

dosen ahli media yang berasal dari Fakultas Teknik Universitas Negeri

Yogyakarta (UNY). Susunan skala yang digunakan pada angket atau

kuesioner ini berdasarkan atas skala Likert (interval 1 sampai 5) akan

dihitung skor rata-ratanya untuk setiap butir pertanyaan dalam angket dan

lembar evaluasi tersebut. Setelah itu, skor rata-rata tersebut dikonversikan

kedalam nilai pada skala 5.

Skor rata-rata penilaian terhadap media pembelajaran handout

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada pengoperasian

mesin bubut diperoleh dengan menggunakan rumus:

?á?•?•?•?•?•?•?•?•
Skor rata-rata = ?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü??ÜÜ

?á?û?û?û?û
?û?û
?û?û?û?û?û?û?û
?û?û?û?û?û?û
Skor rata-rata keseluruhan = ?X?X?X?X?X?X?X?X?X??XX?X?X?X?X?X?X?X?X?X?X
Menurut Sukardjo (2005:55) yang dikutip oleh Maryono (2008:52), konversi

skor kedalam nilai pada skala 5, adalah sebagai berikut:

Tabel 4. Konversi Skor Ke Dalam Nilai Pada Skala 5


Interval Skor Nilai Kriteria

X > Mi + 1,80 SBi 5 Sangat baik

Mi + 0,60 SBi < x =v


Mi + 1,80 SBi 4 Baik

Mi – 0,60 SBi < x =¤Mi + 0,60 SBi 3 Cukup baik

Mi – 1,80 SBi < x =¢Mi – 0,60 SBi 2 Kurang baik

X =ûMi – 1,80 SBi 1 Sangat kurang baik

Keterangan:

Mi : Rerata = ?P (?°?°?°?°?°?°?°?°??°?°
° ?°+ ?°?°?°?°?°?°?°?°?°?°?°)


SBi : Simpangan baku = ?, (?Œ



?Œ?Œ


??Œ
Œ?Œ?Œ
-Œ?Œ



?Œ?Œ



?Œ?Œ
)

X : Skor rata-rata hasil implementasi

Berdasarkan rumus konversi pada tabel 4 tersebut, dapat diperoleh

gambaran yang jelas dalam mengubah data kuantitatif menjadi data kualitatif.

Pedoman pengubahan data kuantitatif menjadi data kualitatif, dipaparkan

pada tabel 5.
Tabel 5. Pedoman Pengubahan Data Kuantitatif Menjadi Data Kualitaitif
Interval Skor Nilai Kriteria

x > 4,18 5 Sangat baik

3,39 < x =ö4,18 4 Baik

2,60 < x =#3,39 3 Cukup baik

1,81 < x =P2,60 2 Kurang baik

x =}1,81 1 Sangat kurang baik

Keterangan:

Skor maksimal = 5

Skor minimal = 1

x: skor rata-rata hasil implementasi



Mi = ?# ?‹5 + 1?‹= 3


SBi = ?þ ?f5 -^1?f= 0,66

Produk yang dikembangkan yaitu berupa handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut dapat dikatakan “layak” apabila skor rata-rata

keseluruhan dari penilaian ahli materi, ahli media, dan uji coba tidak kurang

dari batas minimal yaitu pada kriteria “baik” atau pada interval skor yang

berada pada tabel 5 tentang pedoman pengubahan data kuantitatif menjadi

data kualitaitif, yaitu 3,39 < x =›4,18.


BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Bab ini menyajikan laporan pelaksanaan dan hasil pengembangan

produk. Laporan pelaksanaan pengembangan media ini meliputi penyajian

data, analisis data, dan revisi produk. Laporan akan disajikan sesuai prosedur

pengembangan, yaitu (1) tahap perencanaan; (2) tahap pengembangan produk

awal; (3) tahap validasi produk; (4) tahap uji coba; dan (5) produk akhir.

Tahap terakhir merupakan hasil final pengembangan produk. Pada bagian

akhir bab akan disajikan kesimpulan mengenai hasil pengembangan.

Pengembangan yang dilakukan hanya bertujuan untuk mengetahui kelayakan

dari produk yang akan dikembangkan, yaitu handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut.

1. Tahap Perencanaan

Tahap perencanaan ini meliputi observasi lapangan dan studi

pendahuluan.

a) Observasi lapangan

Observasi lapangan ini dilakukan pada bulan Februari 2011.

Observasi lapangan ini peneliti berusaha untuk mencari permasalahan

dan mengkaji permasalahan tersebut. Proses analisis permasalahan

yang ada di sekolah khususnya di SMK PIRI 1 Yogyakarta ini


dilakukan dengan cara mewawancara siswa dan guru yang berada di

sekolah tersebut. Proses wawancara pertama dilakukan kepada siswa

kelas 2 SMK PIRI 1 Yogyakarta. Format wawancara dapat dilihat

pada tabel 6.

Tabel 6. Format Wawancara Kepada Siswa


Aspek Jawaban Siswa
No. Pertanyaan
Pertanyaan
1. Kondisi 1. Bagaimana kondisi 1. Kondisi sekolah sudah
Sekolah sekolah menurut cukup baik
anda?
2. Bagaimana kondisi 2. Sudah cukup baik,
bengkel/Lab. tetapi masih ada
Pemesinan menurut beberapa mesin yang
anda? rusak sehingga
menyulitkan untuk
praktek.
2 Proses 1. Bagaimana 1. Guru hanya menyusuh
Pembelajaran penyajian materi siswa untuk mencatat
pengoperasian mesin saja. Selain itu Guru
bubut oleh Guru hanya menjelaskan
menurut anda? garis besar dari materi
saja.
2. Bagaimana 2. Guru hanya
penggunaan media memberikan buku
oleh Guru pada saat paket untuk dicatat di
mengajar? papan tulis dan
menjelaskan dengan
lisan, sesekali Guru
menggambarkan benda
yang dijelaskan di
papan tulis. Sehingga
siswa kurang tertarik
mengikuti pelajaran
karena tidak mengerti
maksud dari materi
yang diajarkan Guru.
Media yang digunakan
Guru kurang
mendukung untuk
kegiatan pembelajaran
Lanjutan Tabel 6

khususnya
pengoperasian mesiin
bubut.
3. Apakah ada lembar 3. Belum ada. Guru hanya
latihan siswa menjelaskan tentang
(misalnya, work teori pembubutan saja.
sheet, work
preparation) pada
saat proses evaluasi
hasil belajar siswa
guna mendukung
persiapan praktek
membubut siswa
nantinya?
4. Apa ada media lain 4. Hanya buku paket dan
yang digunakan oleh Lembar Kerja Siswa
Guru? (LKS) saja.
3. Perilaku Guru 1. Bagaimana perilaku 1. Cukup baik dan sopan,
Guru di kelas pada walaupun terkadang
saat mengajar? Guru marah pada saat
ada siswa yang nakal.
2. Bagaimana cara 2. Cara member motivasi
Guru memberikan dengan memberikan
motivasi kepada gambaran dari materi
siswa? yang diajarkan,
misalnya pengoperasian
mesin bubut nantinya
akan diaplikasikan
dibidang tertentu ketika
di industri.

Selanjutnya peneliti berusaha untuk mewawancarai Guru

jurusan teknik pemesinan yang berada di SMK PIRI 1 Yogyakarta.

Untuk melengkapi data-data yang diperlukan oleh peneliti untuk

pengembangan media pembelajaran mata diklat teknik pemesinan

mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khusunya

pada materi pengoperasian mesin bubut. Format wawancara Guru

dapat dilihat pada tabel 7.


Tabel 7 . Format Wawancara Guru Jurusan Teknik Mesin
No. Aspek Pertanyaan Jawaban Guru
Pertanyaan
1 Pembelajaran 1. Bagaimana kegiatan 1. Kegiatan pembelajaran
pembelajaran yang yang dilakukan cukup
dilakukan di SMK dinamis dan terencana.
PIRI 1 Yogyakarta? Sebelum melakukan
pembelajaran Guru
diharuskan membuaut
RPP untuk mengajar
2. Bagaimana metode 2. metode yang digunakan
yang digunakan Guru adalah ceramah
Guru dalam sesekali melakukan
mengajar? diskusi untuk
mendukung program
Student Centered
Learning (SCL)
3. Bagaimana 3. waktu yang digunakan
penggunaan waktu cukup efisien dan
untuk kegiatan efektif.
pembelajaran?
2 Media 1. Sejauh mana 1. Media pembelajaran
pengetahuan Guru adalah sarana
tentang media pengantar atau
pembelajaran? penyeragaman
pemahaman informasi
yang diberikan oleh
Guru kepada siswa.
Guru cukup
mengetahui tentang
media sebagai
pendukung kegiatan
pembelajaran
pengoperasian mesin
bubut.
2. Bagaimana 2. Penggunaan media di
penggunaan media SMK PIRI 1
pembelajaran Yogyakarta sudah ada
khususnya tetapi kurang
pengoperasian mesin maksimal, missal LCD
bubut di SMK PIRI hanya ada 1, buku
1 Yogyakarta? paket kurang memadai,
Guru kuran
Lanjutan Tabel 7

mempunyai motivasi
membuat media
pembelajaran yang
efektif dan efisien
digunakan oleh siswa.
3. Menurut Anda 3. Media yang cocok
media apa yang digunakan oleh siswa
cocok dan pas SMK PIRI 1
digunakan untuk Yogyakarta adalah
siswa SMK PIRI 1 dalam bentuk buku
Yogyakarta? atau hand copy
misalnya modul,
handout, jobsheet, dll.
Karena jika
menggunakan media
softcopy memiliki
kelemahan rata-rata
siswa SMK PIRI 1
Yogyakarta belum
memiliki komputer,
laptop dan media
lainnya untuk
membuka materi yang
ingin dipelajari.

Selain dari proses wawancara tersebut peneliti berusaha untuk

melakukan observasi pembelajaran di kelas dan observasi peserta didik

atau siswa ketika berada di dalam kelas. Analisis observasi

pembelajaran di kelas dapat dilihat pada tabel 8.

Tabel 8. Observasi Pembelajaran Di Kelas Dan Observasi Siswa


No. Aspek Yang Diamati Deskripsi Hasil Pengamatan

1 Perangkat

a. Kurikulum Tingkat KTSP tersusun secara lengkap dan


Satuan Pendidikan baik
(KTSP)
b. Silabus Silabus tersusun lengkap dan baik

c. Rencana Pelaksanaan RPP tersusun lengkap dan baik,


Lanjutan Tabel 8
Pembelajaran (RPP) RPP ini disusun pada buku
administrasi Guru

2 Proses Pembelajaran

a.Membuka pelajaran a. Salam pembuka


b. Doa memulai pembelajaran
c. Mengabsensi siswa
d. Perkenalan diri
b. Penyajian materi Cukup baik karena ada kegiatan
me-review pertemuan sebelumnya,
materi disajikan dengan cara
memberikan catatan kepada siswa
sehingga siswa mencatat materi
yang ditulis dipapan tulis.
c. Metode pembelajaran a. Ceramah
b. Materi didikte, dan juga dicatat
dipapan tulis/ white board
c. Diskusi
d. Tanya jawab
d. Penggunaan bahasa Guru menggunakan bahasa yang
baik dan komunikatif

e. Penggunaan waktu Kurang tepat dan efektif karena


waktu dihabisnya pada saat proses
siswa mencatat di papan
tulis/white board
f. Gerak Baik, guru juga mengajar dengan
komunikasi non verbal.
g. Cara memotivasi siswa Guru kurang memberikan motivasi
belajar kepada siswa, sehingga
siswa kurang semangat dalam
mengikuti kegiatan belajar
mengajar.
h. Teknik bertanya Teknik Tanya jawab
i. Teknik penguasaan kelas Baik, terkadang Guru mengecek
hasil pekerjaan siswa atau catatan
siswa.
j. Penggunaan media Hanya menggunakan papan
tulis/write board, media
pembelajaran yang lain tidak ada.
k. Bentuk dan cara evaluasi a. Guru mengevaluasi dengan
jelas.
b. Secara teknik: Tes tertulis,
Pengamatan, Penugasan, belum
ada lembar kerja praktek proses
Lanjutan Tabel 8
pembubutan.
c. Bentuk instrumen: essay dan
pertanyaan lisan.
l. Menutup pelajaran a. Menyimpulkan hasil kegiatan
pembelajaran hari ini.
b. Pemberian tugas kepada siswa.
c. Pelajaran ditutup dengan ucapan
salam.
3 Perilaku Siswa

a. Perilaku siswa di dalam Siswa kurang memperhatikan


kelas pelajaran, sopan santun siswa
kurang baik, siswa merasa kurang
menarik mengikuti pelajaran.

b. Perilaku siswa di luar Sopan santun siswa kurang baik.


kelas

b) Studi pendahuluan

Setelah melakukan observasi lapangan lalu masuk ke tahap studi

pendahuluan. Permasalahan yang didapat oleh peneliti dianalisis awal

lalu membuat konsep untuk memecahkan permasalahan yang ada.

Oleh karena itu, peneliti melakukan perencanaan dengan

menganalisis pembelajaran dan produk atau media pembelajaran yang

akan dihasilkan untuk memecahkan masalah tersebut sesuai dengan

data-data yang terkumpul. Analisis pembelajaran pada tahap ini

berdasar pada KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan)

langkahnya adalah:

1) Merumuskan Standar Kompetensi (SK), yaitu melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut.

2) Merumuskan kompetensi dasar yang akan dicapai yaitu

menjelaskan teknik pengoperasian mesin bubut.


3) Merumuskan indikator keberhasilan.

4) Menetapkan materi pokok.

Adapun materi pokok yang dikembangkan sesuai dengan silabus

antara lain :

1) Menjelaskan pengertian mesin bubut dan macam-macamnya.

2) Menjelaskan bagian-bagian mesin bubut.

3) Menjelaskan alat potong (pahat).

4) Menjelaskan kecepatan-kecepatan pada mesin bubut.

5) Menjelaskan roda gigi pengganti.

6) Menjelaskan pembubutan.

Untuk mencapai indikator keberhasilan yang ada,

diperlukan media untuk memudahkan siswa dalam belajar tentang

menjelaskan mengoperasikan mesin bubut. Selain dari faktor di atas

perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang menarik dan

mudah untuk dijadikan pegangan untuk belajar siswa. Media handout

pembelajaran mata pelajaran kerja mesin adalah media cetak yang

dapat membantu siswa dalam belajar menjelaskan mengoperasikan

mesin bubut. Oleh karena itu, media handout pembelajaran teori kerja

mesin perlu dikembangkan.


2. Pengembangan Produk Awal

a. Analisis Kebutuhan

1) Analisis Kebutuhan Intruksional

Analisis instruksional yaitu penyiapan materi pembelajaran yang

dilakukan dengan cara menyesuaikan antara materi pembelajaran

pada handout dengan materi pembelajaran mata pelajaran kerja mesin

di SMK PIRI 1 Yogyakarta yang sesuai dengan kurikulum sekolah.

Materi pembelajaran yang disusun dalam handout harus disesuaikan

dengan silabus agar standar kompetensi dan kompetensi dasar SMK

PIRI 1 Yogyakarta dapat tercapai. Standar kompetensi dan

kompetensi dasar yang diambil diturunkan dari analisa yang

dilakukan pada kurikulum yang berlaku di SMK PIRI 1 Yogyakarta.

Standar kompetensi yang terdapat pada pembelajaran ini adalah

menjelaskan teknik pengoperasian mesin bubut. Kompetensi dasar

yang akan dicapai dalam pembelajaran adalah melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut. Berdasarkan hasil analisis instruksional, maka

materi pembelajaran yang terdapat dalam handout mata pelajaran

kerja mesin berisikan pengoperasian mesin bubut yaitu berupa

menjelaskan pengertian mesin bubut dan macam-macamnya,

menjelaskan bagian-bagian mesin bubut, menjelaskan pengertian alat

potong, menjelaskan tentang kecepatan-kecepatan pada mesin bubut,

menjelaskan roda gigi pengganti dan pembubutan. Materi yang

terdapat dalam handout dibagi menjadi 3 (tiga) kegiatan belajar.


Media pembelajaran berupa handout melakukan pekerjaan

dengan mesin bubut, diharapkan dapat menjadi solusi dalam

mengoptimalkan proses pembelajaran. Media pembelajaran berupa

handout ini dirancang dengan tampilan yang interaktif, sesuai dengan

prosedur penyusunan handout pembelajaran sehingga dapat dengan

mudah digunakan oleh guru maupun siswa. Handout ini nantinya

dapat digunakan siswa untuk mempermudah dalam pembelajaran

yang diberikan oleh guru, karena materi pembelajaran yang terdapat

dalam handout tersebut disusun sesuai dengan kurikulum sekolah.

Pada pengamatan, peneliti dapat menanyakan pada guru yang

bersangkutan untuk menentukan materi-materi mata pelajaran kerja

mesin tentang pengoperasian mesin bubut apa saja yang akan dimuat

dalam media pambelajaran yang akan dibuat. Karena jika tidak akan

terjadi ketidaksinambungan antara materi yang dibuat oleh peneliti

dengan materi yang diajarkan di sekolah. Selain itu juga peneliti

berusaha untuk melakukan observasi terlebih dahulu guna untuk

mengetahui sejauh mana media yang akan dikembangkan sejalan

dengan materi yang akan diajarkan.

Pada tahap ini diperlukan Silabus, Standar kompetensi dan

Kompetensi Dasar (SKKD), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP) dan Kurikulum materi yang saat itu digunakan. Karena setiap

sekolah memiliki kurikulum yang dinamis, sehingga kurikulum yang

berubah-ubah akan mempengaruhi kompetensi yang dicapai di satu


sekolah. Agar sesuai dengan materi yang diajarkan dengan materi

yang akan dikembangkan maka berbagai sumber di atas diperlukan

pada tahap ini.

2) Analisis kebutuhan siswa

Dalam menganalisis kebutuhan pemakai dapat ditelusuri dari

identifikasi permasalah yang timbul dalam proses pembelajaran pada

mata pelajaran kerja mesin . Hasil dari menganalisis kebutuhan

pemakai, antara lain: (1) media pembelajaran diharapkan mampu

menambah peran aktif siswa. (2) media pembelajaran diharapkan

mampu membantu dalam proses pembelajaran. (3) media

pembelajaran harus memiliki tampilan yang interaktif. (4) media

pembelajaran harus menjadi teman belajar yang efektif dan efisien

digunakan oleh siswa. Dengan demikian siswa dapat terbantu dengan

adanya pengembangan handout untuk kelancaran pada proses belajar

dikelas dan lebih menghemat waktu untuk mencatat.

b. Desain Produk

Setelah melakukan analisis pembelajaran, peneliti menganalisis

produk atau media yang akan dikembangkan. Peneliti berusaha untuk

membuat konsep media pembelajaran yang baik dan menarik bagi

siswa kelas 2 SMK PIRI 1 Yogyakarta. Produk yang dibuat

dimaksimalkan fungsinya untuk pembelajaran mata pelajaran

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada materi


pengoperasian mesin bubut. Hasil dari pengembangan produk awal

handout ini meliputi:

1) Cover

Cover meliputi judul, gambar, penyusun dan institusi

penyusun. Gambar yang dipilih disesuaikan dengan materi

pembelajaran mata pelajaran kerja mesin demi kemenarikan,

keserasian dan kesesuaian dari tampilan awal. Tampilan awal

kemudian dicetak pada kertas ukuran A4 dengan tebal 80 gsm dan

berwarna. Lihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 2. Gambar Cover


2) Halaman Depan

Halaman depan berisikan tentang :

a) Judul

Judul berisikan tentang institusi sekolah dan durasi yang

ditentukan dari setandar kompetensi yang berisikan tentang

teknik pengoperasian mesin bubut dan disesuaikan dengan

silabus dan RPP.

b) Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Merupakan dasar penentuan tujuan dari proses

pembelajaran yang akan dicapai. Dalam standar kompetensi dan

kompetensi dasar dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 9. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar kelas XI


mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin
bubut di SMK PIRI 1 Yogyakarta.
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

1. Melakukan 1. Memproses bentuk permukaan


Pekerjaan Dengan pendakian
Mesin Bubut 2. Menjelaskan teknik
pengoperasian mesin bubut
3. Mengoperasikan mesin bubut
4. Memeriksa komponen sesuai
dengan spesifikasinya

c) Indikator Pencapaian

Indikator pencapaian adalah konsep materi yang akan

dimuat dalam handout sehingga pada saat pengembangan materi


peneliti hanya perlu melihat indikator pencapaian saja. Indikator

pencapaian ini berisikan tentang:

• Menjelaskan pengertian-pengertian mesin bubut dan

macam-macamnya

• Menjelaskan bagian-bagian mesin bubut.

• Menjelaskan pengertian alat potong

• Menjelaskan kecepatan-kecepatan pada mesin bubut

• Menjelaskan roda gigi pengganti

• Menjelaskan proses pembubutan

Hal ini diketahui dan disesuaikan dari silabus dan

disesuaikan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar

dan RPP.

d) Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah sebagai bahan untuk

mengetahui perencanaan yang dibuat sesuai dengan rencana

yang dibuat. Tujuan pembelajaran diketahui dari RPP yang

dibuat dengan menyesuaikan silabus, standar kompetensi dan

kompetensi dasar yang tujuan pembelajaran adalah setelah

mengikuti proses belajar mengajar diharapkan siswa dapat:

• Memahami mesin bubut mesin bubut dan macam-

macamnya.

• Memahami bagian-bagian mesin bubut

• Memahami macam-macam alat potong


• Memahami kecepatan-kecepatan pada mesin bubut

• Memahami tentang roda gigi pengganti dan pembubutan.

Selanjutnya pada bagian awal dari handout ini dibuat daftar

isi. Daftar isi ini berfungsi agar memudahkan siswa untuk

mengetahui kompetensi yang harus dipelajarai dan indicator

yang ingin dicapai. Daftar isi ini berisi tentang standard

kompetensi, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran. Hasil daftar

isi dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 3.daftar isi

e) Isi Materi

Isi materi sudah disesuaikan dengan Silabus , SKKD

(standar kompetensi dan kompetensi dasar), RPP (rencana


pelaksanaan pembelajaran) dan kurikulum sebelum

mengembangkan materi yang akan dibuat. Materi-materi

tentang pengoperasian mesin bubut meliputi :

• Menjelaskan pengertian mesin bubut dan macam-

macamnya.

• Menjelaskan bagian-bagian mesin bubut.

• Menjelaskan alat potong (pahat)

• Menjelaskan kecepatan-kecepatan pada mesin bubut.

• Menjelaskan roda gigi pengganti.

• Menjelaskan pembubutan

Handout satu membahas materi tentang pengertian mesin

bubut dan macam-macam mesin bubut dan menjelaskan bagian-

bagian mesin bubut. Selain itu juga pada handout satu ini berisi

tentang peralatan pendukung yang digunakan pada pekerjaan

membubut. Handout dua membahas materi tentang alat potong

dan kecepatan-kecepatan pada mesin bubut. Handout dua ini

diberikan tabel tentang harga kecepatan potong (cutting speed)

pada mesin bubut agar siswa lebih mudah dalam menentukan

putaran spindle yang dipakai pada pekerjaan membubut. Rumus

yang digunakan untuk mencari putaran spindle juga terdapat

pada handout dua ini. Handout 3 membahas materi tentang roda

gigi pengganti dan pembubutan.


f) Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi sumber-sumber rujukan atau referensi

dari pembuatan handout ini. Daftar pustaka ini terdiri dari

referensi yang diambil dari buku-buku bacaan dan pegangan

siswa, dari buku pegangan guru maupun dari sumber yang ada

di internet.

3. Uji Validasi

a. Deskripsi Data Validasi Ahli Materi

Ahli materi menilai media dari aspek kompetensi, (1) aspek

kompetensi materi (2) aspek kualitas materi, dan (3) aspek

kelengkapan materi. Penilaian dari ahli materi ini akan dijadikan acuan

untuk merevisi produk sebelum dilakukan uji coba lapangan.

Data validasi diperoleh dari dua validator yaitu H. Nurdjito,

M.Pd yang merupakan dosen Teknik Mesin Universitas Negeri

Yogyakarta dan dari pihak guru yaitu Alik Sihono, S.Pd dengan cara

memberikan angket yang mencakup aspek kompetensi, aspek kualitas

materi, dan aspek kelengkapan materi. Ahli materi mencoba produk

dengan didampingi oleh pengembang, sehingga ahli materi dapat

menanyakan langsung hal-hal yang berkaitan dengan produk yang

dikembangkan dan dapat langsung memberikan masukan berupa kritik

dan saran kepada pengembang yang nantinya akan digunakan sebagai


pedoman untuk melakukan revisi terhadap produk yang

dikembangkan.

1) Data penilaian ahli materi dari dosen Fakultas Teknik UNY

terhadap produk yang dikembangkan.

a) Data penilaian ahli materi dari dosen Fakultas Teknik UNY

Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana

penilaian ahli materi mengenai berbagai hal yang menyangkut

beberapa aspek dari handout untuk mata pelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut kelas XI diantaranya adalah

(1) Aspek Kompetensi, (2) Aspek Kualitas materi, dan (3)

Aspek Kelengkapan materi. Dengan pedoman penilaian ini,

pengembang akan mengetahui perlu tidaknya dilakukan revisi.

Hasil rata-rata penilaian media pembelajaran handout

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut secara lengkap dapat

dilihat pada tabel di lampiran. Berikut ini perhitungannya:

(1) Aspek Kompetensi

Jumlah skor total untuk aspek kompetensi adalah 4 dengan

jumlah butir pernyataan sebanyak 1 buah, sehingga

didapatkan skor rata-rata:

?á?˜?˜?˜ ?˜?˜?˜?˜?˜ ?á
Skor rata-rata = ?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö??öö = =4

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-

rata untuk aspek kompetensi sebesar 4 terletak pada

interval skor 3,39 < x =~4,18 dengan kriteria baik.


(2) Aspek Kualitas Materi

Jumlah skor total untuk aspek kualitas materi adalah 38

dengan jumlah butir pernyataan sebanyak 10 buah,

sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á? ? ? ?? ?? ? ?á?
Skor rata-rata = ?-?-?-?-?-?- ?-?-?-??-- = = 3,8
?-?-

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-

rata untuk aspek kualitas materi sebesar 3,8 terletak pada

interval skor 3,39 < x = 4,18 dengan kriteria baik.

(3) Aspek Kelengkapan Materi

Jumlah skor total untuk aspek kelengkapan materi adalah

14 dengan jumlah butir pernyataan sebanyak 4 buah,

sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?×
?×?×?×



?× ?á?×
Skor rata-rata = ? ? ? ? ? ? = = 3,5
? ? ??? ?

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-

rata untuk aspek kelengkapan materi sebesar 3,5 terletak

pada interval skor 3,39 < x =è4,18 dengan kriteria baik.

Berdasarkan hasil penilaian ahli materi yang dari dosen

Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta pada ketiga

aspek di atas bila dibuat dalam bentuk histogram akan terlihat

seperti gambar 4. berikut ini:


Data Penilaian Dosen Ahli Materi
4.2

Skor Rata-rata Penilaian


4
3.8 Kompetensi
3.6 Kualitas materi
3.4 kelengkapan materi
3.2
Aspek Penilaian

Gambar 4. Histogram data penilaian dosen ahli materi

Data penilaian ahli materi ditinjau dari (1) aspek kompetensi

mendapatkan skor rata-rata sebesar 4, (2) aspek kualitas materi

mendapatkan skor rata-rata sebesar 3,8, (3) aspek kelengkapan

materi mendapatkan skor rata-rata sebesar 3,5. Secara

keseluruhan, tingkat validasi dari ahli materi memperoleh nilai

rata-rata keseluruhan:

?á?b?b?b?b
?b?b
?b?b?b?b?b?b?b
?b?b?b?b?b?b
Skor rata-rata keseluruhan = ?‘?‘?‘?‘?‘?‘ ?‘?‘?‘??‘ ‘ ?‘?‘?‘?‘?‘?‘?‘?‘?‘?‘

52
= = 3,46
15

Berdasarkan dari tabel 5 pada BAB III, skor rata-rata

keseluruhan dari validasi ahli materi oleh dosen Fakultas Teknik

Universitas Negeri Yogyakarta terletak pada interval

3,39 < x =G4,18 dengan kriteria baik. Batas kriteria kelayakan

handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut ini adalah

“baik” dengan begitu dapat disimpulkan bahwa handout ini


“layak” untuk digunakan untuk media pembelajaran siswa SMK

PIRI 1 Yogyakarta.

b) Saran ahli materi

Setelah menilai handout pembelajaran mata pelajaran

kerja mesin, maka ahli materi juga memberikan saran antara

lain:

• Keterangan gambar perlu diterjemahkan

• Semua gambar-gambar perlu diperjelas dengan warna

• Gambar 18, keterangan gambar diseragamkan

• Halaman 33 dalam pengoperasian mesin bubut tentukan

nama dan bentuk komponen.

• Handout ini layak digunakan sebagai media pembelajaran

selama mengikuti revisi yang diberikan.

2) Data penilaian ahli materi dari guru SMK PIRI 1 Yogyakarta

terhadap produk yang dikembangkan.

a) Data penilaian ahli materi dari guru SMK PIRI 1

Yogyakarta

Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana

penilaian ahli materi mengenai berbagai hal yang menyangkut

beberapa aspek dari handout untuk mata pelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada pengoperasian

mesin bubut kelas XI SMK PIRI 1 Yogyakarta diantaranya

adalah (1) Aspek Kompetensi, (2) Aspek Kualitas materi, dan


(3) Aspek Kelengkapan materi. Dengan pedoman penilaian ini,

pengembang akan mengetahui perlu tidaknya dilakukan revisi.

Hasil rata-rata penilaian media pembelajaran handout mata

pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya

pada pengoperasian mesin bubut khususnya pada materi

pengoperasian mesin bubut siswa kelas XI SMK PIRI 1

Yogyakarta secara lengkap dapat dilihat pada tabel di lampiran.

Berikut ini perhitungannya:

(1) Aspek Kompetensi

Jumlah skor total untuk aspek kompetensi adalah 4 dengan

jumlah butir pernyataan sebanyak 1 buah, sehingga

didapatkan skor rata-rata:

?á?_?_?_?_?_?_?_?_ ?á
Skor rata-rata = ?Ž?Ž?Ž?Ž?Ž?Ž?Ž?Ž?Ž??ŽŽ = =4

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-

rata untuk aspek kompetensi sebesar 4 terletak pada interval

skor 3,39 < x =r4,18 dengan kriteria baik.

(2) Aspek Kualitas Materi

Jumlah skor total untuk aspek kualitas materi adalah 45

dengan jumlah butir pernyataan sebanyak 10 buah,

sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á? ? ? ?? ?? ? ?á?
Skor rata-rata = ?r?r?r?r?r?r?r?r?r??rr = = 4,5
?r?r

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-

rata untuk aspek kualitas materi pada handout mata


pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut

khususnya pengoperasian mesin bubut kelas XI sebesar 4,5

terletak pada interval skor x > 4,18 dengan kriteria sangat

baik.

(3) Aspek Kelengkapan Materi

Jumlah skor total untuk aspek kelengkapan materi adalah

17 dengan jumlah butir pernyataan sebanyak 4 buah,

sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?E?E?E?E
?E?E
?E?E ?á?E
Skor rata-rata = ?t?t?t?t?t?t ?t?t?t??tt = = 4,25
?t

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-

rata untuk aspek kelengkapan materi sebesar 4,25 terletak

pada interval skor x > 4,18 dengan kriteria sangat baik.

Berdasarkan hasil penilaian ahli materi yang dari guru

SMK PIRI 1 Yogyakarta pada ketiga aspek di atas bila dibuat

dalam bentuk histogram akan terlihat seperti gambar 5. berikut

ini:
Data Penilaian Guru Ahli Materi
4.6
4.5
4.4

Skor Rata-rata Penilaian 4.3


4.2 Kompetensi
4.1 Kualitas materi
4 kelengkapan materi

3.9
3.8
3.7
Aspek Penilaian

Gambar 5. Histogram penilaian guru ahli materi

Data penilaian ahli materi ditinjau dari (1) aspek kompetensi

mendapatkan skor rata-rata sebesar 4, (2) aspek kualitas materi

mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,5, (3) aspek kelengkapan

materi mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,25. Secara

keseluruhan, tingkat validasi dari ahli materi memperoleh nilai

rata-rata keseluruhan:

?á?L?L?L?L
?L?L
?L?L?L?L?L?L?L
?L?L?L?L?L?L
Skor rata-rata keseluruhan = ?{?{?{?{?{?{ ?{?{?{??{{?{?{?{?{?{?{?{?{?{?{

66
= = 4,4
15

Berdasarkan dari tabel 5 pada BAB III, skor rata-rata

keseluruhan dari validasi ahli materi oleh guru SMK PIRI 1

Yogyakarta terletak pada interval x > 4,18 dengan kriteria

sangat baik. Batas kriteria kelayakan handout melakukan


pekerjaan dengan mesin bubut ini adalah “baik” dengan begitu

dapat disimpulkan bahwa handout ini “layak” untuk digunakan

untuk media pembelajaran siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta.

b) Saran ahli materi

Setelah menilai handout pembelajaran mata pelajaran

kerja mesin, maka ahli materi juga memberikan saran antara

lain:

• Masih ada gambar yang kurang jelas

• Harus ada bagian yang dikosongkan agar siswa dapat

mengisi atau menulisnya sendiri pada gambar

• Sangat menarik dan layak dijadikan media pembelajaran.

b. Deskripsi Data Validasi Ahli Media

Ahli media menilai dari aspek (1) Konsistensi, (2) Format, (3)

Organisasi, (4) Daya tarik, (5) Ukuran huruf, (6) Ruang (spasi) kosong.

Penilaian dari ahli media ini akan dijadikan acuan untuk merevisi

produk sebelum dilakukan uji coba lapangan.

Data validasi diperoleh dari satu orang validator yaitu Apri

Nuryanto, M.T. yang merupakan dosen Teknik Mesin Universitas

Negeri Yogyakarta. Data validasi didapat dengan cara memberikan

angket yang mencakup aspek konsistensi, Format, organisasi, daya

tarik, ukuran huruf dan ruang (spasi) kosong. Ahli media mencoba

produk dengan didampingi oleh pengembang, sehingga ahli media

dapat menanyakan langsung hal-hal yang berkaitan dengan produk


yang dikembangkan dan dapat langsung memberikan masukan berupa

komentar dan saran kepada pengembang yang nantinya akan

digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi terhadap produk

yang dikembangkan.

1) Data penilaian ahli media terhadap produk media yang

dikembangkan.

Penilaian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penilaian

ahli media terhadap beberapa aspek, diantaranya ; Konsistensi,

Format, Organisasi, Daya tarik, Ukuran huruf, Ruang (spasi)

kosong dari produk tersebut. Dengan pedoman penilaian ini,

pengembang akan mengetahui perlu tidaknya dilakukan revisi.

Hasil rata-rata skor penilaian dari dosen ahli media secara lengkap

dapat dilihat pada tabel di lampiran. Berikut ini adalah

perhitungannya:

a) Aspek Konsistensi

Jumlah skor total untuk aspek konsistensi adalah 8 dengan

jumlah butir pernyataan sebanyak 2 buah, sehingga didapatkan

skor rata-rata:

?á? ? ? ?? ?? ? ?á
Skor rata-rata = ?i?i?i?i?i?i ?i?i?i??i i = =4
?i

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek konsistensi sebesar 4 terletak pada interval skor

3,39 < x =24,18 dengan kriteria baik.


b) Aspek Format

Jumlah skor total untuk aspek format adalah 14 dengan jumlah

butir pernyataan sebanyak 4 buah, sehingga didapatkan skor

rata-rata:

?á? ? ? ?? ?? ? ?á?
Skor rata-rata = ?-?-?-?-?-?- ?-?-?-??-- = = 3,5
?-

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek format sebesar 3,5 terletak pada interval

3,39 < x = 4,18 dengan kriteria baik.

c) Aspek Organisasi

Jumlah skor total untuk aspek organisasi adalah 12 dengan

jumlah butir pernyataan sebanyak 3 buah, sehingga didapatkan

skor rata-rata:

?á?×
?×?×?×



?× ?á?×
Skor rata-rata = ? ? ? ? ? ? = =4
? ? ??? ?

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek organisasi dari handout mata pelajaran melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut sebesar 4 terletak pada interval

3,39 < x =.4,18 dengan kriteria baik.

d) Aspek Daya Tarik

Jumlah skor total untuk aspek daya tarik adalah 8 dengan

jumlah butir pernyataan sebanyak 2 buah, sehingga didapatkan

skor rata-rata:

?á? ? ? ?? ?? ? ?á
Skor rata-rata = ?Õ?Õ?Õ?Õ?Õ?Õ?Õ?Õ?Õ??ÕÕ = =4

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek daya tarik dari media handout melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut sebesar 4 terletak pada interval

3,39 < x =×4,18 dengan kriteria baik.

e) Aspek Ukuran Huruf

Jumlah skor total untuk aspek ukuran huruf adalah 10 dengan

jumlah butir pernyataan sebanyak 2 buah, sehingga didapatkan

skor rata-rata:

?á?E?E?E?E
?E?E
?E?E ?á?E
Skor rata-rata = ?t?t?t?t?t?t ?t?t?t??tt = =5
?t

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek ukuran huruf pada handout mata pelajaran

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada

pengoperasian mesin bubut sebesar 5 terletak pada interval

x > 4,18 dengan kriteria sangat baik.

f) Aspek Ruang Spasi Kosong

Jumlah skor total untuk aspek ruang spasi kosong adalah 21

dengan jumlah butir pernyataan sebanyak 5 buah, sehingga

didapatkan skor rata-rata:

?á?û?û?û?û
?û?û
?û?û ?á?û
Skor rata-rata = ?X?X?X?X?X?X?X?X?X??XX = = 4,2
?X

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek ruang spasi kosong sebesar 4,2 terletak pada

interval x > 4,18 dengan kriteria sangat baik.


Berdasarkan hasil penilaian ahli media pada enam aspek di

atas bila dibuat dalam bentuk histogram akan terlihat seperti

gambar 6. berikut ini:

Data Penilaian Ahli Media


6

5
Skor RAta-rata Penilaian

Konsistensi
4
Format
3 Organisasi
Daya tarik
2
Ukuran huruf
1 Ruang spasi kosong

0
Aspek Penilaian

Gambar 6. Histogram penilaian ahli media

Data penilaian ahli materi ditinjau dari (1) aspek

konsistensi mendapatkan skor rata-rata nilai sebesar 4, (2) aspek

format mendapatkan skor rata-rata sebesar 3,5, (3) aspek

organisasi mendapatkan skor rata-rata sebesar 4, (4) aspek daya

tarik mendapatkan skor rata-rata sebesar 4, (5) aspek ukuran

huruf mendapatkan skor rata-rata sebesar 5, (6) aspek ruang

spasi kosong mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,2. Secara


keseluruhan, tingkat validasi dari ahli materi memperoleh nilai

rata-rata keseluruhan:

?á?Ï?Ï?Ï ?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï
Skor rata-rata keseluruhan = ?g?g?g?g?g?g?g?g?g??gg?g?g?g?g?g?g?g?g?g?g

73
= = 4,05
18

Berdasarkan dari tabel 5 pada BAB III, skor rata-rata

keseluruhan dari validasi ahli media terletak pada interval

3,39 < x =•4,18 dengan kriteria baik. Batas kriteria kelayakan

handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut ini adalah

“baik” dengan begitu dapat disimpulkan bahwa handout ini

“layak” untuk digunakan untuk media pembelajaran siswa SMK

PIRI 1 Yogyakarta.

2) Saran ahli media.

Setelah menilai handout pembelajaran mata pelajaran kerja

mesin, maka ahli materi juga memberikan saran antara lain:

• Berikan ruang kosong untuk diisi siswa

• Gambar perlu diperjelas kembali

• Adanya pembatasan materi yang dibahas dihandout

• Media yang dibuat sudah bias digunakan setelah ada revisi.

• Media handout ini layak digunakan sebagai media

pembelajaran selama mengikuti revisi yang diberikan


4. Uji Coba

a. Deskripsi Data Hasil Uji Coba I

Setelah produk divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, maka

handout diujicobakan pada tahap uji coba I atau uji coba lapangan

awal. Uji coba I dilakukan dengan responden 4 orang siswa kelas XI

SMK PIRI 1 Yogyakarta dengan kemampuan bervariasi (di atas rata-

rata, rata-rata, dan di bawah rata-rata). Pemilihan subyek uji coba

perseorangan tersebut bekerja sama dengan guru pengampu

pembelajaran mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin

bubut. Aspek yang dinilai meliputi (1) Aspek Tampilan, (2) aspek

Manfaat, dan (3) Aspek Kejelasan. Uji coba awal ini bertujuan untuk

membantu peneliti untuk mengetahui proses pengembangan handout

awal dengan mengambil pendapat dari siswa.

1) Hasil Angket Uji Coba I

Hasil rata-rata skor penilaian dari uji coba I secara lengkap

dapat dilihat pada tabel di lampiran. Berikut ini adalah

perhitungannya:

a) Aspek Tampilan

Jumlah skor total untuk aspek tampilan adalah 83, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan yang diperoleh

dari 4 orang siswa terhadap 5 butir pertanyaan. Jumlah butir

pernyataan sebanyak 20 buah, dimana diperoleh dari perkalian


antara jumlah butir pertanyaan dengan 4 orang siswa, sehingga

didapatkan skor rata-rata:

?á?Ï?Ï?Ï ?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï ?á?Ï


Skor rata-rata = ?g?g?g?g?g?g?g?g?g??gg = = 4,15
?g?g

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek tampilan sebesar 4,15 terletak pada interval skor

3,39 < x =Ø4,18 dengan kriteria baik.

b) Aspek Kemanfaatan

Jumlah skor total untuk aspek kemanfaatan adalah 60, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan skor penilaian

yang diperoleh dari 4 orang siswa terhadap 4 butir pertanyaan.

Jumlah butir pernyataan sebanyak 16 buah, dimana diperoleh

dari perkalian antara jumlah butir pertanyaan dengan 4 orang

siswa, sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á? ? ? ? ? ?? ? ?á?
Skor rata-rata = ?L?L?L?L?L?L?L?L?L??LL = ?L?L
= 3,75

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek kemanfaatan sebesar 3,75 terletak pada interval

skor 3,39 < x =g4,18 dengan kriteria baik.

c) Aspek Kejelasan

Jumlah skor total untuk aspek kejelasan adalah 18, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan skor penilaian

yang diperoleh dari 4 orang siswa terhadap 1 butir pertanyaan.

Jumlah butir pernyataan sebanyak 4 buah, dimana diperoleh


dari perkalian antara jumlah butir pertanyaan dengan 4 orang

siswa, sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?Q?Q?Q?Q
?Q?Q
?Q?Q ?á?Q
Skor rata-rata = ?è?è?è?è?è?è?è?è?è??èè = = 4,5

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek kejelasan sebesar 4,5 terletak pada interval skor

x > 4,18 dengan kriteria sangat baik.

Berdasarkan hasil penilaian uji coba I yang dilakukan oleh

empat orang siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta pada tiga aspek di atas

bila dibuat dalam bentuk histogram akan terlihat seperti gambar 7.

berikut ini:

Penilaian Uji Coba I


4.6
Skor Rata-rata Penilaian

4.4
4.2
4 Tampilan
3.8 Kemanfaatan
3.6 Kejelasan
3.4
3.2
Aspek Penilaian

Gambar 7. Histogram penilaian uji coba I

Data penilaian uji coba I ditinjau dari (1) aspek tampilan

mendapatkan skor rata-rata nilai sebesar 4,15, (2) aspek

kemanfaatan mendapatkan skor rata-rata sebesar 3,75, (3) aspek


kejelasan mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,5. Secara

keseluruhan, uji coba I memperoleh nilai rata-rata keseluruhan:

?á?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï?Ï
Skor rata-rata keseluruhan = ?g?g?g?g?g?g?g?g?g??gg?g?g?g?g?g?g?g?g?g?g?g

161
= = 4,02
40

Berdasarkan dari tabel 5 pada BAB III, skor rata-rata

keseluruhan dari uji coba I terletak pada interval 3,39 < x =l4,18

dengan kriteria baik. Batas kriteria kelayakan handout

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut ini adalah “baik”

dengan begitu dapat disimpulkan bahwa handout ini “layak”

untuk digunakan untuk media pembelajaran siswa SMK PIRI 1

Yogyakarta.

d) Saran dan Revisi

Selain diminta menilai produk media handout, siswa juga

diminta untuk mengisi komentar dan saran. Secara umum

komentar dan saran yang diberikan bersifat positif, seperti berikut:

• Media handout ini sangat menarik karena terdapat gambar

yang cukup jelas dan materi yang mudah dipahami.

• Sangat baik untuk membantu dalam mengerjakan atau

membuat tugas materi mesin bubut.

Dari hasil uji coba I ini tidak ditemukan komentar atau saran

yang memerlukan perbaikan atau revisi. Jadi dapat disimpulkan

dari hasil uji coba I ini sudah tidak ada hal yang perlu direvisi lagi.
b. Deskripsi Data Hasil Uji Coba II

Uji coba II atau uji coba lapangan utama dilakukan dengan

responden 15 orang siswa kelas XI SMK PIRI 1 Yogyakarta. Aspek

yang dinilai meliputi (1) Aspek tampilan, (2) Kemanfaatan, dan (3)

Aspek Kejelasan. Kemampuan siswa yang dijadikan sebagai

responden bervariasi. Kegiatan uji coba II ini juga dibantu oleh guru

mata pelajaran selaku guru pembimbing dari sekolah.

1) Hasil Angket Uji Coba II

Hasil rata-rata skor penilaian dari uji coba II secara lengkap dapat

dilihat pada tabel di lampiran. Berikut ini adalah perhitungannya:

a) Aspek Tampilan

Jumlah skor total untuk aspek tampilan adalah 313, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan yang diperoleh

dari 15 orang siswa terhadap 5 butir pertanyaan. Jumlah butir

pernyataan sebanyak 75 buah, dimana diperoleh dari perkalian

antara jumlah butir pertanyaan dengan 15 orang siswa,

sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?•?•?•?•?•?•?•?• ?á?•?•
Skor rata-rata = ?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü??ÜÜ = = 4,17
?Ü?Ü

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek tampilan sebesar 4,17 terletak pada interval skor

3,39 < x =¥4,18 dengan kriteria baik.

b) Aspek Kemanfaatan
Jumlah skor total untuk aspek kemanfaatan adalah 253, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan skor penilaian

yang diperoleh dari 15 orang siswa terhadap 4 butir pertanyaan.

Jumlah butir pernyataan sebanyak 60 buah, dimana diperoleh

dari perkalian antara jumlah butir pertanyaan dengan 15 orang

siswa, sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?Ý?Ý?Ý?Ý
?Ý?Ý
?Ý?Ý ?á?Ý?Ý
Skor rata-rata = ?u?u?u?u?u?u?u?u?u??uu = = 4,21
?u?u

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek kemanfaatan dari handout mata pelajaran

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada

pengoperasian mesin bubut siswa kelas XI sebesar 4,21 terletak

pada interval skor x > 4,18 dengan kriteria sangat baik.

c) Aspek Kejelasan

Jumlah skor total untuk aspek kejelasan adalah 61, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan skor penilaian

yang diperoleh dari 15 orang siswa terhadap 1 butir pertanyaan.

Jumlah butir pernyataan sebanyak 15 buah, dimana diperoleh

dari perkalian antara jumlah butir pertanyaan dengan 15 orang

siswa, sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?“?“?“?“?“?“?“?“ ?á?“
Skor rata-rata = ?á?á?á?á?á?á?á?á?á??áá = = 4,06
?á?á
Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek kejelasan sebesar 4,06 terletak pada interval skor

3,39 < x =²4,18 dengan kriteria baik.

Berdasarkan hasil penilaian uji coba II yang dilakukan

oleh lima belas orang siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta pada tiga

aspek di atas bila dibuat dalam bentuk histogram akan terlihat

seperti gambar 8. berikut ini:

Data Penilaian Uji Coba II


4.25

4.2
Skor Rata-rata Penilaian

4.15
Tampilan
4.1
Kemanfaatan
4.05 Kejelasan

3.95
Aspek Penilaian

Gambar 8. Histogram penilaian uji coba II

Data penilaian uji coba II ditinjau dari (1) aspek tampilan

mendapatkan skor rata-rata nilai sebesar 4,17, (2) aspek

kemanfaatan mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,21, (3) aspek

kejelasan mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,06. Secara

keseluruhan, tingkat validasi dari uji coba II memperoleh nilai

rata-rata keseluruhan:
?á?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
Skor rata-rata keseluruhan = ? ? ? ? ? ? ? ? ??? ? ? ? ? ?? ? ? ? ? ?

627
= = 4,18
150

Berdasarkan dari tabel 5 pada BAB III, skor rata-rata

keseluruhan dari uji coba II terletak pada interval 3,39 < x =&4,18

dengan kriteria baik. Batas kriteria kelayakan handout melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut ini adalah “baik” dengan begitu

dapat disimpulkan bahwa handout ini “layak” untuk digunakan

untuk media pembelajaran siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta.

2) Saran dan Revisi

Selain diminta menilai produk media handout, siswa juga

diminta untuk mengisi komentar dan saran. Secara umum

komentar dan saran yang diberikan bersifat positif, seperti berikut:

• Handout sudah baik

• Sangat baik dan menarik serta mempermudah cara belajar

siswa

• Sangat membantu siswa dalam mempelajari mesin bubut.

Dari hasil uji coba II ini tidak ditemukan komentar atau

saran yang memerlukan perbaikan atau revisi selain itu pula adanya

peningkatan persentase penilaian siswa terhadap handout yang

dikembangkan. Jadi dapat disimpulkan dari hasil uji coba II ini

sudah tidak ada hal yang perlu direvisi lagi.


c. Deskripsi Data Hasil Uji Coba III

Uji coba III atau uji coba lapangan operasional merupakan uji

coba untuk mengukur kelayakan produk media handout untuk

pembelajaran mata pelajaran kerja mesin pengoperasian mesin bubut.

Dengan uji coba III diharapkan akan diketahui bagian-bagian mana

yang telah dianggap baik oleh siswa dan bagian-bagian mana yang

masih memerlukan perbaikan. Uji coba lapangan operasional ini

dilakukan dengan responden 33 orang siswa kelas XI SMK PIRI 1

Yogyakarta. Aspek yang di nilai meliputi aspek (1) Tampilan, (2)

Aspek Kemanfaatan, dan (3) Aspek Kejelasan.

1) Hasil Angket Uji Coba III

Hasil rata-rata skor penilaian dari uji coba III secara lengkap dapat

dilihat pada tabel di lampiran. Berikut ini adalah perhitungannya:

a) Aspek Tampilan

Jumlah skor total untuk aspek tampilan adalah 688, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan yang diperoleh

dari 33 orang siswa terhadap 5 butir pertanyaan. Jumlah butir

pernyataan sebanyak 165 buah, dimana diperoleh dari perkalian

antara jumlah butir pertanyaan dengan 33 orang siswa,

sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?%
?%
?%?%
?%
?%
?%
?% ?á?%
?%
Skor rata-rata = ?‚?‚?‚?‚?‚?‚ ?‚?‚?‚??‚ ‚ = = 4,16
?‚?‚?‚
Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek tampilan sebesar 4,16 terletak pada interval skor

3,39 < x =³4,18 dengan kriteria baik.

b) Aspek Kemanfaatan

Jumlah skor total untuk aspek kemanfaatan adalah 547, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan skor penilaian

yang diperoleh dari 33 orang siswa terhadap 4 butir pertanyaan.

Jumlah butir pernyataan sebanyak 132 buah, dimana diperoleh

dari perkalian antara jumlah butir pertanyaan dengan 33 orang

siswa, sehingga didapatkan skor rata-rata:

?á?Õ?Õ?Õ?Õ
?Õ?Õ
?Õ?Õ ?á?Õ?Õ
Skor rata-rata = ? ? ? ? ? ? = = 4,14
? ? ??? ???

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek kemanfaatan sebesar 4,14 terletak pada interval

skor 3,39 < x =é4,18 dengan kriteria sangat baik.

c) Aspek Kejelasan

Jumlah skor total untuk aspek kejelasan adalah 139, dimana

jumlah skor total ini diperoleh dari penjumlahan skor penilaian

yang diperoleh dari 33 orang siswa terhadap 1 butir pertanyaan.

Jumlah butir pernyataan sebanyak 33 buah, dimana diperoleh

dari perkalian antara jumlah butir pertanyaan dengan 33 orang

siswa, sehingga didapatkan skor rata-rata:


?á?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰ ?á?‰
?‰
Skor rata-rata = ? ? ? ? ? ? = = 4,21
? ? ??? ??

Berdasarkan tabel 5 yang dibahas pada BAB III, skor rata-rata

untuk aspek kejelasan sebesar 4,21 terletak pada interval skor

x > 4,18 dengan kriteria sangat baik.

Berdasarkan hasil penilaian uji coba III yang dilakukan

oleh 33 orang siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta pada tiga aspek di

atas bila dibuat dalam bentuk histogram akan terlihat seperti

gambar 9. berikut ini:

Data Penilaian Uji Coba III


4.22

4.2
Skor Rata-rata Penilaian

4.18
Tampilan
4.16
Kemanfaatan
4.14 Kejelasan

4.12

4.1
Aspek Penilaian

Gambar 9. Histogram penilaian uji coba III

Data penilaian uji coba III ditinjau dari (1) aspek tampilan

mendapatkan skor rata-rata nilai sebesar 4,16, (2) aspek

kemanfaatan mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,14, (3) aspek

kejelasan mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,21. Secara

keseluruhan memperoleh nilai rata-rata:


?á?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
?‰
Skor rata-rata keseluruhan = ? ? ? ? ? ? ? ? ??? ? ? ? ? ?? ? ? ? ? ?

1374
= = 4,16
330

Berdasarkan dari tabel 5 pada BAB III, skor rata-rata

keseluruhan dari uji coba III terletak pada interval 3,39 < x =&4,18

dengan kriteria baik. Batas kriteria kelayakan handout melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut ini adalah “baik” dengan begitu

dapat disimpulkan bahwa handout ini “layak” untuk digunakan

untuk media pembelajaran siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta.

2) Saran dan Revisi

Selain diminta menilai produk media handout, siswa juga

diminta untuk mengisi komentar dan saran. Secara umum

komentar dan saran yang diberikan bersifat positif, seperti berikut:

• Media handout pembelajaran mata pelajaran kerja mesin

sudah baik dan menarik.

• Media handout ini sangat menarik karena terdapat gambar

yang cukup jelas dan materi yang mudah dipahami.

• Menggunakan media handout mempermudah dalam

pembelajaran.

Dari hasil uji coba III ini tidak ditemukan komentar atau

saran yang memerlukan perbaikan atau revisi. Jadi dapat


disimpulkan dari hasil uji coba III ini sudah tidak ada hal yang

perlu direvisi lagi.

5. Revisi

Berdasarkan hasil penilaian dari ahli materi, ahli media, maupun

siswa, disimpulkan bahwa handout tersebut sudah layak untuk digunakan.

Akan tetapi, untuk menindak lanjuti tanggapan atau saran yang telah

diberikan dan demi kesempurnaan handout, maka handout perlu direvisi

pada beberapa bagian. Hasil revisi pada beberapa bagian handout sebagai

berikut:

a. Keterangan gambar 1. Perlu diterjemahkan

b. Semua gambar diperjelas dengan warna

c. Gambar 18. Keterangan gambar diseragamkan

d. Perlu adanya pembatasan materi

e. Ada bagian yang dikosongkan agar nantinya akan diisi oleh siswa

f. Pembenahan gambar pada pertemuan ke-3

B. Pembahasan

1. Produk Akhir

Produk akhir dari pengembangan ini berupa handout mata

pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada

kompetensi dasar pengoperasian mesin bubut siswa kelas XI SMK PIRI 1

Yogyakarta. Pengembangan media handout pembelajaran pengoperasian


mesin bubut telah selesai dikembangkan. Proses pembuatan media

handout ini dilaksanakan secara bertahap dan untuk menghasilkan produk

media handout yang baik telah dilakukan serangkaian validasi ahli dan uji

coba lapangan terhadap pengguna. Validasi ahli dan uji coba lapangan

dimaksudkan untuk memperoleh data untuk kepentingan revisi produk.

Setelah dilakukan uji coba lapangan dan analisis data pada uji coba

lapangan diperoleh kesimpulan bahwa media handout pembelajaran

pengoperasian mesin bubut ini sudah menjadi produk akhir dan “layak”

untuk digunakan oleh siswa sebagai alternatif media pembelajaran.

Kesimpulan layak pada media handout ini diperoleh dari hasil validasi ahli

dan dari hasil uji coba yang meliputi uji coba lapangan awal, uji coba

lapangan utama, dan uji coba lapangan operasional.

Pada tahap validasi ahli materi dosen Fakultas Teknik Universitas

Negeri Yogyakarta, aspek kompetensi mendapatkan rata-rata skor sebesar

4 dengan kriteria ”baik”, aspek kualitas materi mendapatkan rata-rata skor

sebesar 3,8 dengan kriteria ”baik”, dan aspek kelengkapan materi

mendapatkan rata-rata skor sebesar 3,5 dengan kriteria ”baik”. Rata-rata

skor keseluruhan dari ke tiga aspek tersebut sebesar 3,46 dengan kriteria

”baik”.

Pada tahap validasi ahli materi guru program studi teknik

pemesinan SMK PIRI 1 Yogyakarta, aspek kompetensi mendapatkan rata-

rata skor sebesar 4 dengan kriteria ”baik”, aspek kualitas materi

mendapatkan rata-rata skor sebesar 4,5 dengan kriteria ”sangat baik”, dan
aspek kelengkapan materi mendapatkan rata-rata skor sebesar 4,25 dengan

kriteria ”sangat baik”. Rata-rata skor keseluruhan dari ke tiga aspek

tersebut sebesar 4,4 dengan kriteria ”sangat baik”.

Pada tahap validasi ahli media, Aspek Konsistensi mendapatkan

skor rata- rata sebesar 4 dengan kriteria ”baik”, aspek format mendapatkan

skor rata- rata sebesar 3,5 dengan kriteria ”baik”, aspek organisasi

mendapatkan skor rata- rata sebesar 4 dengan kriteria ”baik”, aspek daya

tarik medapatkan skor rata- rata sebesar 4 dengan kriteria ” baik”, dan

aspek ukuran huruf mendapatkan skor rata- rata sebesar 5 dengan kriteria

”sangat baik” dan aspek Ruang (spasi) kosong mendapatkan skor rata- rata

sebesar 4,2 dengan kriteria ”baik”. Skor rata- rata keseluruhan dari keenam

aspek tersebut sebesar 4,05 dengan kriteria ”baik”.

Pada tahap uji coba lapangan awal atau uji coba I aspek tampilan

mendapatkan skor rata- rata sebesar 4,15 dengan kriteria ”baik”, aspek

kemanfaatan mendapatkan skor rata- rata sebesar 3,75 dengan kriteria

”baik” dan aspek kejelasan mendapatkan skor rata- rata sebesar 4,5 dengan

kriteria ”sangat baik”. Skor rata- rata keseluruhan dari ketiga aspek

tersebut sebesar 4,02 dengan kriteria ”baik”.

Pada tahap uji coba II aspek tampilan mendapatkan skor rata- rata

rata sebesar 4,17 dengan kriteria ”baik”, aspek kemanfaatan mendapatkan

skor rata- rata sebesar 4,21 dengan kriteria ”sangat baik”, dan aspek

kejelasan mendapatkan skor rata- rata sebesar 4,06 dengan kriteria ”baik”.
Skor rata- rata keseluruhan dari ketiga aspek tersebut sebesar 4,18 dengan

kriteria ”baik”.

Pada tahap uji coba lapangan operasional atau uji coba III aspek

tampilan mendapatkan skor rata- rata sebesar 4,16 dengan kriteria ”baik”,

aspek kemanfaatan mendapatkan skor rata- rata sebesar 4,14 dengan

kriteria ”baik”, dan aspek kejelasan mendapatkan skor rata- rata sebesar

4,21 dengan kriteria ”sangat baik”. Skor rata- rata keseluruhan dari ketiga

aspek tersebut sebesar 4,16 dengan kriteria ”baik”.

Dari data-data yang ditampilkan di atas, tampak terjadi kenaikan

dan penurunan skor pada tiap tahapan validasi dan uji coba, namun baik

kenaikan maupun penurunan itu tidak kurang dari batas minimal

kelayakan produk media handout, yaitu “baik”. Media handout melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut pembelajaran pengoperasian mesin bubut

dapat dikatakan layak untuk mendampingi siswa dalam mempelajari teori

pengoperasian mesin bubut. Kategori “layak” ini didapat dengan

menyimpulkan penilaian-penilaian yang diperoleh baik dari ahli materi,

ahli media, dan siswa tidak kurang dari batas minimal yaitu “baik”.

2. Hambatan Penelitian

Pada proses pelaksanaan penelitian terdapat beberapa kelemahan

atau keterbatasan, antara lain:

a. Tidak diketahuinya tingkat keefektifan dikarenakan siswa sedang

persiapan praktik lapangan dan mid semester.


b. Hanya diketahui tingkat kelayakan yang didapat dari saran dan

masukan dari para ahli seperti Ahli materi, Ahli media dan dari Siswa.
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, didapatkan


beberapa kesimpulan antara lain :
1. Tahapan yang dilakukan pada penyusunan handout ini mencakup, yaitu:

(1) tahapan perencanaan, (2) pengembangan produk awal, (3) tahap

validasi produk oleh ahli materi dan dilanjutkan oleh ahli media, (4)

tahap uji coba pertama dilakukan oleh 4 orang siswa, uji coba kedua

dilakukan oleh 15 orang siswa, dan uji coba ketiga dilakukan oleh 33

orang siswa, (5) tahap revisi, (6) produk akhir dari pengembangan ini

berupa handout melakukan pekerjaan dengan mesin bubut.

2. Handout pembelajaran mata pelajaran kerja mesin yang dikembangkan

layak digunakan untuk mendukung pembelajaran tersebut. Hal tersebut

didasarkan atas penilaian yang diberikan oleh dosen ahli materi satu

memperoleh rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,46, guru Program Studi

Teknik Pemesinan sebagai ahli materi dua memperoleh rata-rata skor

keseluruhan sebesar 4,4, ahli media memperoleh rata-rata nilai sebesar

4,05 dan hasil yang didapat dari uji coba I, II, dan III diperoleh rata-rata

nilai sebesar 4,12. Rata-rata keseluruhan nilai yang didapat dari ahli

materi, ahli media dan siswa tersebut jika disesuaikan dengan tabel 5

yang berada di BAB III mengindikasikan bahwa handout melakukan

pekerjaan dengan mesin bubut ini “layak” untuk dijadikan media


pembelajaran karena standar kelayakan apabila rata-rata keseluruhan

tidak kurang dari batas minimal yaitu “baik”.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian telah dinyatakan bahwa media handout


pembelajaran mata pelajaran kerja mesin sudah divalidasi oleh ahli dan layak
setelah diujicobakan, maka disarankan:
1. Saran Pemanfaatan dan Desiminasi

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan produk

media handout ini antara lain:

a. Bagi sekolah, agar dapat memanfaatkan media handout

pembelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya

pada pengoperasian mesin bubut, dengan begitu proses pembelajaran

akan lebih menarik dan bervariasi.

b. Bagi guru pengampu, agar dapat memanfaatkan media handout ini

sebagai bahan mengajar dalam proses pembelajaran mata pelajaran

melakukan pekerjaan dengan mesin bubut khususnya pada materi

pengoperasian mesin bubut.

c. Bagi siswa SMK khususnya program keahlian Teknik Pemesinan,

agar bisa memanfaatkan media handout ini sebagai salah satu

sumber belajar mata pelajaran melakukan pekerjaan dengan mesin

bubut khususnya pada materi pengoperasian mesin bubut.

d. Bagi Jurusan Pendidikan Teknik Mesin untuk lebih dapat

mengembangkan media-media pembelajaran dalam bentuk apapun,


terutama media sederhana yang memungkinkan dapat dipakai oleh

banyak orang.

2. Saran Pengembangan Produk dan Penelitian Lanjutan

Untuk pengembangan produk lanjutan, diajukan saran-saran sebagai

berikut:

a. Pengembangan lanjutan perlu dilakukan agar media handout ini

menjadi lebih baik lagi.

b. Perlu diupayakan kegiatan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui

tingkat keefektifan media dalam pembelajaran dengan melakukan

penelitian tindakan kelas maupun penelitian eksperimen, sehingga

dapat diketahui pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa.

C. Keterbatasan Penelitian dan Pengembangan

Penelitian pengembangan media handout memiliki beberapa


keterbatasan dalam pelaksanaan penelitian, yaitu:
1. Penelitian pengembangan ini hanya mengungkapkan tanggapan dan

masukan siswa terhadap media handout, sehingga tidak mengungkapkan

pengaruh efektivitas dari penggunaan media handout.

2. Pengembangan ini bertumpu pada hasil produk berupa handout yang

terbatas hanya digunakan untuk memfasilitasi belajar siswa dalam

pembelajaran mata pelajaran kerja mesin pada kelas XI program

Keahlian Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di

SMK PIRI 1 Yogyakarta.


3. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi waktu

dan biaya yang ada, karena pengembangan yang benar-benar sempurna

memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.


DAFTAR PUSTAKA

Abdul Majid. (2007). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Ahmadi, A, (2004). Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.

Anderson, Ronald H. (1994). Pemilihan dan pengembangan media untuk pembelajaran.


Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Arief, S. Sadiman. Dkk. (2006). Media pendidikan pengertian, pengembangan,


danpemanfaatannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Azhar, Arsyad. (2005). Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Borg, W. R. Gall, M. D.(1983). Educational Research: An Introduction (4th ed.).


New York: Logman Inc.

Chairil. (2010). Pengertian Handout, Modul, Buku dan Diktat. Diambil pada tanggal 6
juni 2011, jam 16.30 WIB di http://chai-chairil.blogspot.com/ Pengertian
Handout, Modul, Buku dan Diktat.

Dwi Siswoyo, dkk. (2008). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta : UNY Press.

Maria Cholifah. (2010). Pengertian Handout, Modul, Buku, dan Diktat. Diambilpada
tanggal 29 Mei 2011, jam 12.00 WIB di
http://mariacholifah.blogspot.com/2010/07/pengertian-handoutmodulbuku
dan.html

Maryono. (2008). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika di SMA. Tesis.


Yogyakarta : Jurusan Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas
Negeri Yogyakarta.

Nana Sudjana, Ahmad Rivai.(2006). Media Pengajaran. Bandung : Sinar Baru Algensindo.

Nana, Syaodih (2006). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdaka.

Notoadmodjo. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.


Oemar , Hamalik. (1994). Media Pendidikan. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Prastati, Trini dan Irawan, P. (2001). Media Sederhana. Jakarta: PAU_PPAI Universitas
Terbuka.

Sri Rumini, dkk,. (2006). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press


Sukarno, Anton. (1989). Perbedaan keefektifan sistem buku pegangan kuliah ditinjau dari
bakat, sikap mandiri, persepsi kualitas, pengajaran pada Mahasiswa Jurusan Ilmu
Pendidikan. Tesis Jakarta: Ikip Jakarta.

Suyata, Dkk. (1994). Kreatifitas dan Hubungannya dengan kemandirian Mahasiswa


PGSD. Yogyakarta: Ikip Yogyakarta.

Syah, Muhibbin. (1997). Psikologi pendidikan dan Pendekatan Baru. Bandung:


Remaja Rosdakarya.

Taufiq, Rochim. (2007). Klasifikasi Proses, Gaya dan Daya Pemesinan. Bandung
: ITB Press

Woro, S. Hastuti. (2009). Pengembangan handout IPA untuk meningkatkan


kemampuanmahasiswa PGSD merancang eksperimen di SD. Tesis tidak
diterbitkan.Yogjakarta: PPS UNY.
LAMPIRAN
Hal : Permohonan Judgement instrumen

Kepada Yth : Dr. Sudji Munadi


NIP :19530310 197803 1 003

Dengan hormat,
Dalam rangka penyelesaian skripsi yang berjudul “Pengembangan Bahan
Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1
Yogyakarta” oleh:
Nama : Wisnu Prasetyo
NIM : 09503242007
Jurusan : Pendidikan Teknik Mesin
Peneliti memerlukan validasi instrumen untuk pengambilan data
penelitian.Untuk itu kami mohon kepada Bapak Dr. Sudji Munadi.,untuk bersedia
memberi masukan dan penilaian.
Atas bantuan dan kesediaan Bapak,kami mengucapkan terima kasih.

Yogyakarta, Juli 2011


Mengetahui, Hormat kami,
Dosen Pembimbing Pemohon

Paryanto, M.Pd. Wisnu Prasetyo


NIP. 19780111 200501 1 001 NIM. 09503242007
SURAT KETERANGAN

Yang bertandatangan di bawahini:


Nama : Dr. Sudji Munadi
NIP : 19530310 197803 1 003
Telah memberikan penilaian (judgement) terhadap instrumen untuk skripsi yang
berjudul “ Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan
Mesin Bubut Di SMK PIRI 1 Yogyakarta”.
Adapun catatan-catatan terhadap koreksi yang dapat saya sampaikan antara lain :
1. ……………………………………………………………………………………
2. ……………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………

Demikian penilaian saya, semoga dapat bermanfaat.


.

Yogyakarta, Agustus 2011


Validator,

Dr. Sudji Munadi


NIP. 19530310 197803 1 003
Hal : Permohonan Judgement Ahli Materi

Kepada Yth : H. Nurdjito, M. Pd

NIP : 19520705 197703 1 002

Dengan hormat,
Dalam rangka penyelesaian skripsi yang berjudul “Pengembangan Bahan
Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1
Yogyakarta” oleh:
Nama : Wisnu Prasetyo
NIM : 09503242007
Jurusan : Pendidikan Teknik Mesin
Peneliti memerlukan Ahli Materi Pembelajaran untuk validasi handout
melakukan pekerjaan dengan mesin bubut yang kami rancang untuk siswa SMK
PIRI 1 Yogyakarta kelas XI kompetensi keahlian teknik pemesinan. Untuk itu
kami mohon kepada Bapak, untuk bersedia memberi masukan dan penilaian.
Atas bantuan dan kesediaan Bapak, kami mengucapkan terima kasih.

Yogyakarta, Juli 2011

Mengetahui, Hormat kami,


Dosen Pembimbing Pemohon

Paryanto, M.Pd. Wisnu Prasetyo


NIP. 19780111 200501 1 001 NIM. 09503242007
SURAT KETERANGAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama :

NIP :

Dosen : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta

Telah memberikan penilaian (judgement) terhadap materi pembelajaran handout


melakukan pekerjaan dengan mesin bubut untuk skripsi yang berjudul “
Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut
Di SMK PIRI 1 Yogyakarta”.
Adapun catatan-catatan terhadap koreksi yang dapat saya sampaikan antara lain :
1. ……………………………………………………………………………………
2. ……………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………
6. ……………………………………………………………………………………

Demikian penilaian saya, semoga dapat bermanfaat.

Yogyakarta, Agustus 2011


Validator,

H. Nurdjito, M. Pd
NIP. 19520705 197703 1 002
Hal : Permohonan Judgement Ahli Materi

Kepada Yth : Alik Sihono, S. Pd. T

NIP :

Dengan hormat,
Dalam rangka penyelesaian skripsi yang berjudul “Pengembangan Bahan
Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1
Yogyakarta” oleh:
Nama : Wisnu Prasetyo
NIM : 09503242007
Jurusan : Pendidikan Teknik Mesin
Peneliti memerlukan Ahli Materi Pembelajaran untuk validasi handout
melakukan pekerjaan dengan mesin bubut yang kami rancang untuk siswa SMK
PIRI 1 Yogyakarta kelas XI kompetensi keahlian teknik pemesinan. Untuk itu
kami mohon kepada Bapak, untuk bersedia memberi masukan dan penilaian.
Atas bantuan dan kesediaan Bapak, kami mengucapkan terima kasih.

Yogyakarta, Juli 2011

Mengetahui, Hormat kami,


Dosen Pembimbing Pemohon

Paryanto, M.Pd. Wisnu Prasetyo


NIP. 19780111 200501 1 001 NIM. 09503242007
SURAT KETERANGAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama :

NIP :

Dosen : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta

Telah memberikan penilaian (judgement) terhadap materi pembelajaran handout


melakukan pekerjaan dengan mesin bubut untuk skripsi yang berjudul “
Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut
Di SMK PIRI 1 Yogyakarta”.
Adapun catatan-catatan terhadap koreksi yang dapat saya sampaikan antara lain :
1. ……………………………………………………………………………………
2. ……………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………
6. ……………………………………………………………………………………

Demikian penilaian saya, semoga dapat bermanfaat.

Yogyakarta, Agustus 2011


Validator,

Alik Sihono,S. Pd. T


NIP.
Hal : Permohonan Judgement Ahli Media

Kepada Yth : Apri Nuryanto, M.T.

NIP :19740421 200112 1 001

Dengan hormat,
Dalam rangka penyelesaian skripsi yang berjudul “Pengembangan Bahan
Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1
Yogyakarta” oleh:
Nama : Wisnu Prasetyo
NIM : 09503242007
Jurusan : Pendidikan Teknik Mesin
Peneliti memerlukan Ahli Media Pembelajaran untuk validasi handout
melakukan pekerjaan dengan mesin bubut yang kami rancang untuk siswa SMK
PIRI 1 Yogyakarta kelas XI kompetensi keahlian teknik pemesinan. Untuk itu
kami mohon kepada Bapak Apri Nuryanto, M.T., untuk bersedia memberi
masukan dan penilaian.
Atas bantuan dan kesediaan Bapak, kami mengucapkan terima kasih.

Yogyakarta, Juli 2011

Mengetahui, Hormat kami,


Dosen Pembimbing Pemohon

Paryanto, M.Pd. Wisnu Prasetyo


NIP. 19780111 200501 1 001 NIM. 09503242007
SURAT KETERANGAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama : Apri Nuryanto, M.T.

NIP :19740421 200112 1 001

Dosen : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta

Telah memberikan penilaian (judgement) terhadap media pembelajaran handout


melakukan pekerjaan dengan mesin bubut untuk skripsi yang berjudul “
Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut
Di SMK PIRI 1 Yogyakarta”.
Adapun catatan-catatan terhadap koreksi yang dapat saya sampaikan antara lain :
1. ……………………………………………………………………………………
2. ……………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………
6. ……………………………………………………………………………………

Demikian penilaian saya, semoga dapat bermanfaat.

Yogyakarta, Agustus 2011


Validator,

Apri Nuryanto, M.T.


NIP.19740421 200112 1 001
LEMBAR EVALUASI UNTUK AHLI MATERI

Materi : Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut


Sasaran Program : Siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta Kelas XI
Judul Penelitian : Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan
Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1 Yogyakarta
Pengembang : Wisnu Prasetyo
Evaluator :
Tanggal :
Petunjuk:
1. Lembar evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui pendapat bapak
sebagai Ahli Materi tentang pembelajaran teori melakukan pekerjaan
dengan mesin bubut untuk siswa SMK kelas XI.
2. Pendapat, kritik, saran, penilaian, dan komentar bapak akan sangat
bermanfaat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas program
pembelajaran ini. Sehubungan dengan hal tersebut, mohon Bapak
memberikan pendapatnya pada setiap pernyataan yang tersedia dengan
memberikan tanda ”v+
” pada kolom di bawah bilangan 1, 2, 3 , 4, dan 5.
Contoh:
No Pernyataan 1 2 3 4 5

1. Kejelasan Materi v3

2. Urutan Materi v•

Keterangan Skala:
5 = Sangat Baik
4 = Baik
3 = Cukup
2 = Kurang
1 = Sangat Kurang
3. Komentar atau saran bapak mohon ditulis pada lembar yang telah
disediakan. Apabila tempat yang disediakan tidak mencukupi, mohon
ditulis pada kertas tambahan yang telah disediakan.
Atas kesediaan bapak untuk mengisi lembar evaluasi ini, diucapkan terima
kasih.

A. Aspek Materi

No Pernyataan 1 2 3 4 5
Kompetensi

1 Kesesuian standar Kompetensi,


Kompetensi Dasar, dan Indikator dengan
materi
Kualitas Materi

2 Kejelasan dan kemudahan dalam


memahami materi
3 Kesesuaian materi dengan kompetensi
yang diharapkan
4 Sistematika sajian materi

5 Keakuratan materi

6 Kalimat yang digunakan tidak


menimbulkan bias pengertian

7 Ketuntasan materi yang disajikan sesuian


dengan porsinya

8 Kesesuaian ilustrasi (gambar dan tabel)


dengan materi

9 Tingkat kemudahan materi

10 Cakupan (keluasan dan kedalaman) isi


materi pokok bahasan

11 Kesesuaian latihan soal terhadap tujuan


pembelajaran

Kelengkapan Materi

12 Mencantumkan judul handout

13 Deskripsi penjelasan materi

14 Kesesuaian langkah kerja pengerjaan


pembubutan

15 Ketersediaan daftar pustaka


B. Komentar dan Saran Umum
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
…………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………….

C. Kesimpulan
Program ini dinyatakan :
1. Layak untuk diproduksi tanpa revisi
2. Layak untuk diproduksi dengan revisi sesuai saran
3. Tidak layak diproduksi
(Mohon beri tanda lingkaran pada nomor sesuai dengan kesimpulan bapak)

Yogyakarta, ........................... 2010


Ahli Materi
LEMBAR EVALUASI UNTUK AHLI MEDIA

Materi : Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut


Sasaran Program : Siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta Kelas XI
Judul Penelitian : Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan
Dengan Mesin Bubut Di SMK PIRI 1 Yogyakarta
Pengembang : Wisnu Prasetyo
Evaluator : Apri Nuryanto, M.T
Tanggal :
Petunjuk:
4. Lembar evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui pendapat bapak
sebagai Ahli Media tentang pembelajaran teori melakukan pekerjaan
dengan mesin bubut untuk siswa SMK kelas XI.
5. Pendapat, kritik, saran, penilaian, dan komentar bapak akan sangat
bermanfaat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas program
pembelajaran ini. Sehubungan dengan hal tersebut, mohon Bapak
memberikan pendapatnya pada setiap pernyataan yang tersedia dengan
memberikan tanda ”v+
” pada kolom di bawah bilangan 1, 2, 3 , 4, dan 5.
Contoh:
No Pernyataan 1 2 3 4 5

1. Sistem secara visual v3

2. Isi materi dalam handout v•

Keterangan Skala:
5 = Sangat Baik
4 = Baik
3 = Cukup
2 = Kurang
1 = Sangat Kurang
6. Komentar atau saran bapak mohon ditulis pada lembar yang telah
disediakan. Apabila tempat yang disediakan tidak mencukupi, mohon
ditulis pada kertas tambahan yang telah disediakan.
Atas kesediaan bapak untuk mengisi lembar evaluasi ini, diucapkan terima
kasih.

D. Aspek Media

No Pernyataan 1 2 3 4 5
Konsistensi

1 Konsistensi format dari halaman ke


halaman
2 Konsistensi dalam jarak spasi

Format

3 Kesesuaian paragraf pada tulisan panjang

4 Kesesuaian paragraf pada tulisan pendek

5 Isi materi dalam handout

6 Sistem secara visual

Organisasi

7 Keterbatasan teks pada handout

8 Susunan teks pada handout

9 Kotak pemisah teks

Daya tarik

10 Bagian-bagian dari handout

11 Tampilan teks gambar pada handout

Ukuran huruf

12 Ukuran huruf pada handout

13 Penggunaan huruf pada handout

Ruang spasi kosong

14 Ruangan sekitar judul

15 Batas tepi (margin) pada handout

16 Spasi antar kolom

17 Permulaan paragraf diindentasi


18 Kesesuaian spasi antar paragraf

E. Komentar dan Saran Umum


.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
…………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………….

F. Kesimpulan
Program ini dinyatakan :
4. Layak untuk diproduksi tanpa revisi
5. Layak untuk diproduksi dengan revisi sesuai saran
6. Tidak layak diproduksi
(Mohon beri tanda lingkaran pada nomor sesuai dengan kesimpulan bapak)

Yogyakarta, .......................... 2010


Ahli Media

Apri Nuryanto, M.T


NIP. 19531125 197803 1 002
Lembar Kuesioner Siswa
“Pengembangan Bahan Ajar Handout Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut
Di SMK PIRI 1 Yogyakarta”

Nama :
Kelas/ Jurusan :
Tanggal :
Tanda tangan :

Judul skripsi : Pengembangan bahan ajar handout melakukan pekerjaan


dengan mesin bubut di SMK PIRI 1 Yogyakarta
Pengembang : Wisnu Prasetyo
Pembimbing : Paryanto, M. Pd.
Ahli Materi : H. Nurdjito, M. Pd
Ahli Media : Apri Nuryanto, M.T.
Petunjuk :
Ø Lembar kuesioner ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi
terhadap bahan ajar yang sedang dikembangkan.
Ø Jawaban diberikan pada skala penilaian, yang sudah disediakan.
Dengan skala penilaian:
5 = Sangat baik
4 = Baik
3 = Cukup
2 = Kurang baik
1 = Tidak baik
Ø Mohon diberikan tanda (√ ) pada kolom skala penilaian yang sesuai
dengan pendapat saudara.
Contoh :
No Pernyataan 1 2 3 4 5

1. Kejelasan Materi vá

2. Urutan Materi vÚ
Aspek Skor
No
Penilaian Indikator Pernyataan 1 2 3 4 5
Huruf Bentuk dan ukuran
1 Tampilan pada handout menarik
perhatian
Penulisan huruf
kapital pada handout
Penulisan huruf dan
istilah pada handout
Gambar Penyajian gambar
yang menarik
perhatian
Kejelasan ilustrasi
gambar dalam isi
materi pembelajaran
Mempermudah Kemudahan dalam
2 Kemanfaatan
belajar penggunaan handout
Kemudahan dalam
memahami materi
pembelajaran
Membantu Kelancaran
dalam proses pembelajaran dengan
pembelajar penggunaan handout
Kebermanfaatan
media handout dalam
pembelajaran
Kemudahan Kemudahan
3 Kejelasan
pemahaman pemahaman gambar

Komentar dan saran umum :


................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
Tabel Data Penilaian Ahli Materi dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri
Yogyakarta

A. Aspek Kompetensi

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Kesesuaian standar Kompetensi, Kompetensi 4 Baik
dasar, dan Indikator dengan materi
Jumlah Skor : 4
Skor Rata-rata : 4
Kriteria : Baik

B. Aspek Kualitas Materi

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Kejelasan dan kemudahan dalam memahami 3 Cukup baik
materi
2 Kesesuaian materi dengan kompetensi yang 4 Baik
diharapkan
3 Sistematika sajian materi 4 Baik
4 Keakuratan materi 5 Sangat baik
5 Kalimat yang digunakan tidak menimbulkan bias 3 Cukup baik
pengertian
6 Ketuntasan materi yang disajikan sesuai dengan 3 Cukup baik
porsinya
7 Kesesuaian ilustrasi (gambar dan tabel) dengan 4 Baik
materi
8 Tingkat kemudahan materi 4 Baik
9 Cakupan (keluasan dan kedalaman) isi maetri 4 Baik
pokok bahasan
10 Kesesuaian latihan soal terhadap tujuan 4 Baik
pembelajaran
Jumlah Skor : 38
Skor Rata-rata : 3,8
Kriteria : Baik

C. Aspek Kelengkapan Materi


No Pertanyaan Skor Kriteria
Penilaian
1 Mencantumkan judul handout 4 Sangat baik
2 Deksripsi penjelasan materi 3 Baik
3 Kesesuaian langkah kerja pengerjaan 3 Baik
pembubutan
4 Ketersediaan daftar pustaka 4 baik
Jumlah Skor : 14
Skor Rata-rata : 3,5
Kriteria : Baik

?á?Ü?Ü?Ü?Ü
?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü?Ü ?Ü?Ü?Ü
?Ü?Ü ?Ü?Ü?Ü?Ü
Skor rata-rata keseluruhan =
?|?|?|?|?|?| ?|?|?|??|| ?|?|?|?|?|?|?|?|?|?|

?á?
Skor rata-rata keseluruhan = = 3,46
?N?N

Sesuai dengan pedoman yang berada pada tabel 5 di BAB III, maka dapat disimpulkan

skor keseluruhan ahli materi yang berasal dari dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri

Yogyakarta memiliki kriteria “Baik”


Tabel Data Penilaian Ahli Materi Guru SMK PIRI 1 Yogyakarta

A. Aspek Kompetensi

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Kesesuaian standar Kompetensi, Kompetensi 4 Baik
dasar, dan Indikator dengan materi
Jumlah Skor : 4
Skor Rata-rata : 4
Kriteria : Baik

B. Aspek Kualitas Materi

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Kejelasan dan kemudahan dalam memahami 4 Baik
materi
2 Kesesuaian materi dengan kompetensi yang 5 Sangat baik
diharapkan
3 Sistematika sajian materi 4 Baik
4 Keakuratan materi 5 Sangat baik
5 Kalimat yang digunakan tidak menimbulkan bias 4 Baik
pengertian
6 Ketuntasan materi yang disajikan sesuai dengan 4 Baik
porsinya
7 Kesesuaian ilustrasi (gambar dan tabel) dengan 4 Baik
materi
8 Tingkat kemudahan materi 5 Sangat baik
9 Cakupan (keluasan dan kedalaman) isi maetri 5 Sangat baik
pokok bahasan
10 Kesesuaian latihan soal terhadap tujuan 5 Sangat baik
pembelajaran
Jumlah Skor : 45
Skor Rata-rata : 4,5
Kriteria :Sangat baik

C. Aspek Kelengkapan Materi

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Mencantumkan judul handout 5 Sangat baik
2 Deksripsi penjelasan materi 4 Baik
3 Kesesuaian langkah kerja pengerjaan 4 Baik
pembubutan
4 Ketersediaan daftar pustaka 4 baik
Jumlah Skor : 17
Skor Rata-rata : 4,25
Kriteria : Sangat baik

?á?K?K?K?K
?K?K
?K?K?K?K?K?K?K
?K?K?K?K?K?K
Skor rata-rata keseluruhan =
?ë?ë?ë?ë?ë?ë?ë?ë?ë??ëë?ë?ë?ë
?ë?ë?ë?ë?ë?ë?ë

?á?ï
Skor rata-rata keseluruhan = = 4,4
?/?/

Sesuai dengan pedoman yang berada pada tabel 5 di BAB III, maka dapat disimpulkan

skor keseluruhan ahli materi yang berasal dari guru program studi teknik pemesinan

SMK PIRI 1 Yogyakarta memiliki kriteria “Sangat Baik”


Tabel Data Penilaian Ahli Media
A. Aspek Media

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Konsistensi format dari halaman ke halaman 4 Baik
2 Konsistensi dalam jarak spasi 4 Baik
Jumlah Skor : 8
Skor Rata-rata : 4
Kriteria : Baik

B. Format

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Kesesuaian paragraf pada tulisan panjang 4 Baik
2 Kesesuaian paragraf pada tulisan pendek 4 Baik
3 Isi materi dalam handout 3 Cukup baik
4 Sistem secara visual 3 Cukup baik
Jumlah Skor : 14
Skor Rata-rata : 3,5
Kriteria :Baik

C. Aspek Organisasi

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Keterbatasan teks pada handout 4 Baik
2 Susunan teks pada handout 4 Baik
3 Kotak pemisah teks 4 Baik
Jumlah Skor : 12
Skor Rata-rata : 4
Kriteria : Baik

D. Aspek Daya Tarik

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Bagian-bagian dari handout 4 Baik
2 Tampilan teks, dan gambar pada handout 4 Baik
Jumlah Skor : 8
Skor Rata-rata : 4
Kriteria : Baik
E. Aspek Ukuran Huruf

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Ukuran huruf pada handout 5 Sangat baik
2 Penggunaan huruf pada handout 5 Sangat baik
Jumlah Skor : 10
Skor Rata-rata : 5
Kriteria : Sangat baik

F. Aspek Ruang Spasi Kosong

No Pertanyaan Skor Kriteria


Penilaian
1 Ruang sekitar judul 4 Baik
2 Batas tepi (margin) pada handout 5 Sangat baik
3 Spasi antar kolom 4 Baik
4 Permulaan paragraf diidentasi 4 Baik
5 Kesesuaian spasi antar paragraf 4 Baik
Jumlah Skor : 21
Skor Rata-rata : 4,2
Kriteria : Sangat baik

?á?õ?õ?õ?õ
?õ?õ
?õ?õ?õ?õ?õ?õ?õ
?õ?õ?õ?õ?õ?õ
Skor rata-rata keseluruhan =
?5?5?5?5?5?5?5?5?5??55?5?5?5
?5?5?5?5?5?5?5

?á?N
Skor rata-rata keseluruhan = = 4,05
?Ž?Ž

Sesuai dengan pedoman yang berada pada tabel 5 di BAB III, maka dapat disimpulkan

skor keseluruhan ahli media memiliki kriteria “Baik”


Data Uji Coba I

A. Aspek Tampilan
Skor Penilaian
No Pertanyaan
Arf Brn Fhr By

1 Bentuk dan ukuran huruf pada handout menarik 3 5 4 3


perhatian
2 Penulisan huruf kapital pada handout 4 5 4 3

3 Penulisan huruf dan istilah pada handout 5 4 4 3

4 Penyajian gambar yang menarik perhatian 5 5 5 4

5 Kejelasan ilustrasi gambar dalam isi materi 4 4 5 4


pembelajaran
Jumlah skor persiswa 21 23 22 17

Jumlah skor : 83

Skor rata-rata : 4,15

Kriteria: Baik

B. Aspek Kemanfaatan
Skor Penilaian
No Pertanyaan
Arf Brn Fhr By

1 Kemudahan dalam menggunakan handout 4 3 4 3

2 Kemudahan dalam memahami materi pembelajaran 4 4 4 3

3 Kelancaran pembelajaran dengan penggunaan 4 4 4 4


handout
4 Kebermanfaatan media handout dalam pembelajaran 3 3 5 3

Jumlah skor persiswa 15 14 17 14

Jumlah skor : 60

Skor rata-rata : 3,75


Kriteria: Baik

C. Aspek Kejelasan
Skor Penilaian
No Pertanyaan
Arf Brn Fhr By

1 Kemudahan pemahaman gambar 5 5 5 3

Jumlah skor persiswa 5 5 5 3

Jumlah skor : 18

Skor rata-rata :4,5

Kriteria : Sangat baik

?á? ? ? ?? ?? ? ? ? ?? ?? ? ? ? ? ?
Skor rata-rata keseluruhan =
?Y?Y?Y?Y?Y?Y?Y?Y?Y??YY?Y
?Y?Y
?Y?Y?Y?Y?Y?Y?Y

?á?r?r
Skor rata-rata keseluruhan = = 4,02
?²?²

Sesuai dengan pedoman yang berada pada tabel 5 di BAB III, maka dapat disimpulkan

skor keseluruhan uji coba awal memiliki kriteria “Baik”


HASIL UJI COBA II

?á?^?^?^?^
?^?^
?^?^?^?^?^?^?^
?^?^?^?^?^?^
Skor rata-rata keseluruhan = ?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö??öö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö?ö

?á?à?à
Skor rata-rata keseluruhan = = 4,18
?x?x?x

Sesuai dengan pedoman yang berada pada tabel 5 di BAB III, maka dapat

disimpulkan skor keseluruhan uji coba II memiliki kriteria “Baik”

HASIL UJI COBA III

?á? ? ? ?? ?? ? ? ? ?? ?? ? ? ? ? ?
Skor rata-rata keseluruhan = ?I?I?I?I?I?I ?I?I?I??II?I?I?I?I?I?I?I?I?I?I

?á? ? ?
Skor rata-rata keseluruhan = = 4,16
?K?K?K

Sesuai dengan pedoman yang berada pada tabel 5 di BAB III, maka dapat

disimpulkan skor keseluruhan uji coba II memiliki kriteria “Baik”

Anda mungkin juga menyukai