Gadar Kelompok 1
Gadar Kelompok 1
Gadar Kelompok 1
dan
Ruptur Uteri
slidesmania.com
🟊 Solusio plasenta
🟊 Solusio placenta adalah terlepasnya plasenta yang letaknya normal pada korpus uteri
sebelum janin lahir. Penyebab primer solusio placenta belum diketahui pasti, namun ada
beberapa faktor yang menjadi penyebabnya yaitu:
● Faktor trauma (dekompresi uterus,tarikan pada tali pusat yang pendek,jatuh dll)
● Faktor usia ibu (makin tua umur ibu, makin tinggi frekuensi hipertensi menahun)
● Kebiasaan merokok
● Riwayat solusio plasenta sebelumnya
● Uterus yang sangat mengecil
● Tekanan oleh rahim yang membesar pada vena cava inferior.
slidesmania.com
Tanda gejala solusio plasenta
● Perdarahan pervaginam
● Nyeri tekan uterus atau nyeri punggung
● Kontraksi berfrekuensi tinggi
● Distres janin
● Hipertonus uterus
● Persalinan prematur idiopatik
● Janin meninggal
slidesmania.com
Plasenta previa.
Plasenta previa adalah plasenta yang berimplantasi pada segmen bawah rahim sehingga menutupi
seluruh atau sebagian dari osteum uteri internum (pembukaan jalan lahir).
slidesmania.com
Tanda gejala plasenta previa
Perdarahan tanpa nyeri.
Pasien mungkin berdarah sewaktu tidur dan sama sekali tidak terbangun, baru
waktu ia bangun ia baru merasa bahwa kainnya basah. Biasanya perdarahan karena
plasenta previa baru timbul setelah bulan ke 7
Ruptur Uteri.
slidesmania.com
Ruptur Uteri merupakan salah satu bentuk pendarahan
yang terjadi pada kehamilan lanjut atau persalinan, selain
plasenta previa, solusi plasenta, dan gangguan pembekuan
darah.
slidesmania.com
Ruptur Uteri adalah robeknya dinding uterus pada saat kehamilan atau persalinan, pada saat umur
kehamilan lebih dari 28 minggu. Pada kehamilan 28 minggu itshmus uteri berubah menjadi segmen
bawah rahim dan saat kehamilan atrem segmen bawah rahim berada 1-2 cm di atas simfisis.
slidesmania.com
Klasifikasi ruptur uteri dalam keadaan robek
*Ruptur uteri inkomplit (subperitoneal) Ruptur uteri yang hanya dinding uterus yang
ropek sedangkan lapisan serosa (peritoneum) tetap utuh.
*Ruptur uteri komplit (transperitoneal) Ruptur uteri yang selaindinding uterusnya robek,
lapisan serosa (peritoneum) juga robek sehingga berada pada rongga perut.
slidesmania.com
Ruptur Uteri menurut kapan terjadinya
1. Ruptur uteri pada waktu kehamilan (ruptur uteri gravidarum)
Ruptur uteri yang terjadi karena dinding uterus lemah yang dapat disebabkan oleh:
a. Bekas seksio sesaria
b. Bekas enukleasi mioma uteri
c. Bekas kuretase/ plasenta manual
d. Sepsis post partum
e. Hipoplasia uteri
slidesmania.com
2. Ruptur uteri pada waktu persalinan (ruptur uteri intrapartum)
Ruptur uteri pada dinding uterus baik, tapi bagian terbawah janin tidak maju/ turun
yang dapat disebabkan oleh:
a. Versi ekstraksi
b. Ekstraksi forcep
c. Ekstraksi bahu
d. Manual plasenta
slidesmania.com
Klarifikasi ruptur uteri menurut
etiologi
dan lain-lain.
plasenta, dan ekpresi/dorong.
Tanda-tanda Ruptur uteri
1. Nyeri abdomen
Dapat terjadi tiba-tiba, tajam dan seperti di sayat
pisau. Apabila tejadiruptur saat persalinan,
kontraksi uterus yang intermiten dan kuat akan
berhenti secara tiba-tiba, dan pasien akan mengeluh
nyeri uterus yang menetap.
2. Pendarahan pervaginan
Dapat simptomatik karena karena pendarahan aktif
dari pembuluh darahyang robek.
slidesmania.com
Penanganan Ruptur uteri
Untuk mencegah timbulnya ruptura uteri pimpinan persalinan harusdilakukan dengan
cermat, khususnya pada persalinan dengan kemungkinan distosia, dan pada wanita yang
pernah mengalami sectio sesarea atau pembedahan lain pada uterus. Pada distosia harus
diamati terjadinya regangan segmen bawah rahim, bila ditemui tanda-tanda seperti itu,
persalinan harus segera diselesaikan.
Jiwa wanita yang mengalami ruptur uteri paling sering bergantung pada kecepatan dan
efisiensi dalam mengoreksi hipovolemia dan mengendalikan perdarahan. Perlu ditekankan
bahwa syok hipovolemik mungkin tidak bisadipulihkan kembali dengan cepat sebelum
perdarahan arteri dapat dikendalikan,karena itu keterlambatan dalam memulai pembedahan
tidak akan bisa diterima.Jadi, segera perbaiki shok dan kekurangan darah. Perbaikan shok
meliputi pemberian oksigen, cairan intravean, darah pengganti dan antibiotik untuk
slidesmania.com
pencegahan infeksi.
Thank you!
Do you have any questions?
slidesmania.com