0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan18 halaman

Laporan Akhir Magang Iii

Unduh sebagai docx, pdf, atau txt
Unduh sebagai docx, pdf, atau txt
Unduh sebagai docx, pdf, atau txt
Anda di halaman 1/ 18

LAPORAN AKHIR MAGANG III

DI SD SWASTA SANTO PETRUS

Oleh:
Nama NPM
Elcy Veronika Romasari Hasugian 190910173
Dewi Pardede 190910176
Norasi Wita Simanjuntak 190910178
Esra Solagratia Simarmata 190910182
Flora Shanty Br. Siagian 190910183

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS

TAHUN 2022
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN MAGANG ll

No Nama Prodi NPM


1 Elcy Veronika Romasari Hasugian PGSD 190910173
2 Dewi Pardede PGSD 190910176
3 Norasi Wita Simanjuntak PGSD 190910178
4 Esra Solagratia Simarmata PGSD 190910182
5 Flora Shanty Br. Siagian PGSD 190910183

Mengetahui,

Medan, Oktober 2022

Dosen Pembimbing Magang III Guru


Pembimbing Magang III
Kepala Sekolah Koordinator Magang III

ANTON SITEPU, S.SN., M.SN Kristin Emilia Marbun. S.Pd


PENGARAPEN SITEPU, S.PD JUSTIN
NIDN. NIDN.
NIP. NIDN.

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan
kasih karuanianya, kami dapat menyelesaikan Laporan Hasil Magang III yang kami lakukan
di SD Swasta St Petrus. Dalam kegiatan Magang III, ini salah satu syarat guna
menyelesaikan tahap untuk memenuhi sidang sarjana pada Program Studi Pendidikan Guru
Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Santo Thomas.
Tanpa bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, kami mengalami kesulitan
dalam penyusunan dan penulisan laporan ini. Maka pada kesempatan ini kami
menyampaikan ucapan terimakasih untuk semua pihak yang terlibat baik secara
langsung maupun tidak langsung kepada :
1. Suster Regina Sipayung, S.Pd., M.Pd selaku Dekan. Dosen Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan.
2. Bapak Patri Janson Silaban, M.Pd selaku Ketua Prodi Pendidikan Guru Sekolah
dasar
3. Bapak Anton Sitepu, S.Sn., M.Sn. selaku Dosen pembimbing dalam Magang III.
4. Bapak Pangarapen Sitepu, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Swasta St Petrus yang
telah menerima mahasiswa untuk melakukan magang III .
5. Bapak/Ibu Guru SD Swasta St Petrus yang sudah dengan baik menerima
mahasiswa dari Universitas Katolik Santo Thomas.
6. Siswa-siswi SD Swasta St Petrus yang sudah bersedia untuk objek untuk magang
III.
7. Teman-teman Magang III yang sudah membantu dalam penyelesaian laporan
magang III ini

DAFTAR ISI

Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

B. Tujuan Magang III

BAB II INFORMASI UMUM SEKOLAH TEMPAT MAGANG


A. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah
B. Organisasi Sekolah
C. Sumber Daya Manusia di Sekolah (Guru, siswa, dan tenaga kependidikan)
D. Sarana dan prasarana
E. Prestasi sekolah dan kegiatan pendukung
BAB III Hasil Kegiatan Magang III
A. Telaah Kurikulum dan Penyusunan RPP Mapel yang relevan dibawah bimbingan
guru pamong
B. Menyusun Perangkat Pembelajaran Mapel yang relevan dibawah pimpinan guru
pamong
C. Mengamati proses pembelajaran dikelas yang dilaksanakan oleh guru mapel
D. Melaksanakan Pembelajaran dibawah Bimbingan guru Mapel
E. Masing-masing mahasiswa melaksanakan pembelajaran secara bergantian dibawah
bimbingan guru mapel
F. Membimbing satu orang siswa pada kegiatan ekstra kurikuler dibawah bimbingan
guru pamong
G. Melaksanakan Kegiatan Non mengajar di Unit sekolah
H. Menyusun laporan kegiatan magang III
I. Refleksi
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
LAMPIRAN-LAMPIRAN
A. Struktur Organisasi
B. Daftar nama guru dan tenaga kependidikan
C. Denah sekolah dan kelas yang diobservasi
D. Foto kegiatan yang relevan
E. Lembar Observasi
F. Absensi Mingguan
G. Kartu kendali magang’
H. Jurnal Mingguan
I. Data Pendukung
J. Surat Izin Magang Prodi
K. Surat Persetujuan Izin Magang dari Lokasi Magang
L. Curriculum Vitae Mahasiswa Magang
M. Dokumentasi
N. Video
O. Lainnya.

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 mengamanatkan bahwa


guru harus memiliki kompetensi pedagogik,kepribadian,sosial sesuai dengan bidang studi
dan keilmuan yang terkait.Dalam rangka menyiapkan calon guru yang memiliki
kompetensi tersebut perlu dilakukan upaya peningkatan,antara lain peningkatan awal siswa
baru,peningkatan,kompetensi guru, pengembangan isi kurikulum,peningkatan kualitas
pembelajaran dan penilaian hasil belajar siswa,penyediaan bahan ajar yang memadai,dan
penyediaan sarana belajar. Dari semua cara tersebut,peningkatan kualitas pembelajaran
melalui peningkatan kualitas pendidik menduduki posisi, yang sangat sentral dan akan
berdampak positif. Dampak positif tersebut berupa:
1. Peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan masalah pendidikan dan
pembelajaran yang dihadapi secara nyata.
2. Peningkatan kualitas masukan,proses dan hasil belajar.
3. Peningkatan keprofesionalan pendidik.
4. Penerapan prinsip pembelajaran berbasis penelitian.
Salah satu upaya dalam mencapai hal tersebut perlunya program pengembangan
melalui magang mahasiswa disekolah dengan cara mengamati kultur/budaya sekolah,
mengamati peserta didik dalam proses pembelajaran.Proses magang merupakan kegiatan
yang memberikan pengalaman awal dan membangun jati diri pendidik,memantapkan
kompetensi akademik kependidikan dan bidang studi, memantapkan kemauan awal
mahasiswa calon guru,mengembangkan perangkat pembelajaran dan kecakapan
pedagogis dalam membangun bidang keahlian pendidikan.Magang merupakan kegiatan
akademis dan praktis yang lebih memfokuskan pada bidang manajerial dan pembelajaran
disekolah.Selain itu,keberadaan program magang ini diharapkan dapat mengembangkan
kreativitas mahasiswa dalam bidang akademik dan profesi.
B. TUJUAN

Magang III bertujuan memberikan pengalaman bagi calon guru dengan mengamati
pelaksanaan pembelajaran oleh pamong, mengembangkan perangkat pembelajaran sebagai
acuan pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan bimbingan guru pamong.

Kompetensi yang ingin dicapai melalui mata kuliah magang III ini adalah:
a. Melaksanakan pembelajaran terbimbing

b. Melaksanakan remidi dan pengayaan pembelajaran

c. Melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler.

d. Melaksanakan Kegiatan non mengajar

C. Manfaat

Bagi mahasiswa magang III :


1. Mahasiswa dapat mengaplikasikan dan meningkatkan ilmu yang diperoleh dibangku
perkulihan.
2. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai kompetensi guru secara
gradual.
3. Kesempatan membentuk kepercayaan diri, karena dapat menambah dan
meningkatkan keterampilan serta keahlian profesi guru;
4. Mendapatkan memahaman, penghayatan, dan pengalaman dibidang manajemen dan
skultur sekolah;
5. Mendapatkan pengalaman melalui pngmatan terhadap prosespembentukan
kompetensi pedadagogik, keperibadian, dan sosial disekolah
6. Mendaptkan pengalaman dan penghayatan melalui pengamatan terhadap proses
pembelajaran dikelas;
7. Memperoleh pengalaman tentangcara berpikir dan bekerja secara interdisipliner,
sehinggadapat memahami adanya keterkaitan ilmu dalam mengatasi permasalahan
pendidikan yang ada di sekolah;
8. Memperoleh kemampuan penalaran dalam melakukan penrelaahan, perumusan dan
pemecahan masalahpendidikan yang ada di sekolah;
9. Memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk melaksanakan pembelajaran dan
kegiatan manajerial di sekolah dan;
10. Memperoleh kemampuan untuk berperan sebagai motivator, fasilitator, dinamisator,
dan membantu pemikiran sebagai problem solver disekolah.

Bagi Sekolah Tempat Magang;


1. Sekolah mendapat kepercayaan dan kesempatan untuk ikut serta dalam
menyiapkan calon guru yang profesional.
2. Mendapatkan bantuan pemikiran, tenaga, ilmu, dan teknologi dalam
merencanakan serta melaksanakan pengembangan sekolah.
3. Memperoleh kesempatan untuk bermitra dengan pihak Universitas Katolik Santo
Thomas dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan khususnya proses
pembelajaran.
Bagi Universitas Katolik Santo Thomas:
1. Memperoleh masukan untuk penyempurnaan kurikulum program studi di
FKIP UNIKA Santo Thomas
2. Menambah akses terhadap stakeholders UNUKA Santo Thomas, sehingga
mempermudah lulusan memperoleh pekerjaan.
3. Memperoleh umpan-balik yang dapat di gunakan untuk meningkatkan
kualitas dan kompetensi akademik mahasiswa UNIKA Santo Thomas.
4. Memperluas jejaring kerjasama antara UNIKA Santo Thomas dengan sekolah
tempat magang sehingga dapat meningkatkan keterkaitan dan kesepadanan
antara program akademik dengan pengetahuan dan keterampilan lulusan.

BAB II
INFORMASI UMUM SEKOLAH TEMPAT MAGANG
A. VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
Visi : Mewujudkan proses pelayanan pendidikan yang baik, dan membina anak didik agar
mempunyai peradaban kehidupan sosial budaya dan kepribadian yang mandiri berlandasan
ajaran moral Katolik.
Misi :
1. Menyelenggarakan pendidikan. Pengajaran melalui bimbingan ilmu pengetahuan untuk
mengembangkan kecerdasan bangsa dan negara.
2. Mengembangkan kepribadian yang beriman dan disiplin yang sungguh mengabdika diri bagi
masyarakat, bangsa dan negara.
3. Membimbing anak agara dapat membaca, menulis dan berhitungsesuai tuntutan pendidikan.
4. Dapat mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta dapat
merealisasikan misi kerasulan sesuai dengan ajaran agama Katolik.
5. Mengoptimalkan substansi dan pelaksanaan mata pelajaran yang relavan, khususnya
pendidikan agama dan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan serta mata pelajaran
lainnya yang relevan, sebagai wahana pendidikan budi pekerti sehingga para peserta didik
bukan hanya cerdas secara spritual dan sosial
B. ORGANISASI SEKOLAH
1. Pramuka
C. SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH (GURU, SISWA DAN TENAGA
KEPENDIDIKAN)
D. SARANA DAN PRASARANA
1. Gedung sekolah
2. Kamar mandi
3. Ruangan kelas
4. Lapangan
5. Ruang guru
6. Kantin
7. UKS

8. PRESTASI SEKOLAH DAN KEGIATAN PENDUKUNG


BAB III
HASIL KEGIATAN MAGANG III
A. Telaah Kurikulum dan Penyusunan RPP Mapel yang relevan dibawah
bimbingan guru pamong
Telaah adalah penyelidikan, kajian, pemeriksaan, dan penelitian. Kurikulum
adalah rencana tertulis tentang kemampuan yang harus dimiliki berdasarkan standar
nasional, materi yang perlu dipelajari dan pengalaman belajar yang harus dijalani
untuk mencapai kemampuan tersebut, dan evaluasi yang perlu dilakukan untuk
menentukan tingkat pencapaian kemampuan peserta didik, serta seperangkat
peraturan yang berkenaan dengan pengalaman belajar peserta didik dalam
mengembangkan potensi dirinya pada satuan pendidikan tertentu.

Pendidikan berusaha mengembangkan potensi individu agar mampu berdiri sendiri.


Untuk itu individu perlu diberi berbagai kemampuan dalam pengembangan berbagai
hal seperti: konsep, prinsip kreativitas, tanggung jawab, dan keterampilan. Dengan
kata lain perlu mengalami perkembangan dalam aspek kognitif, afektif, dan
psikomotor. Demikian pula individu jangan makhluk sosial yang selalu berinteraksi
dengan lingkungan sesamanya.

Jadi, telaah mata pelajaran / kurikulum adalah suatu kajian terhadap kompetensi,
materi, evaluasi serta perencanaan pembelajaran yang dapat dijadikan pedoman bagi
guru di sekolah.

Dalam Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 dinyatakan bahwa Rencan


pelaksanaan pembelajaran adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara
rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP
mencakup: (1) data sekolah, matapelajaran, dan kelas/semester; (2) materi pokok; (3)
alokasi waktu; (4) tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; (5)
materi pembelajaran; metode pembelajaran; (6) media, alat dan sumber belajar; (7)
langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan (8) penilaian.Setiap guru di setiap satuan
pendidikan berkewajiban menyusun RPP untuk kelas di mana guru tersebut mengajar
(guru kelas) di SD dan untuk guru matapelajaran yang diampunya untuk guru
SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK. Pengembangan RPP dapat dilakukan pada
setiap awal semester atau awal tahun pelajaran, dengan maksud agar RPP telah
tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan
RPP dapat dilakukan secara mandiri atau secara berkelompok.
Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara mandiri dan/atau secara
bersama-sama melalui musyawarah guru MATA pelajaran (MGMP) di dalam suatu
sekolah tertentu difasilitasi dan disupervisi kepala sekolah atau guru senior yang
ditunjuk oleh kepala sekolah. Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara
berkelompok melalui MGMP antarsekolah atau antarwilayah dikoordinasikan dan
disupervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan.

Perencanaan merupakan kegiatan awal yang harus dilakukan setiap orang jika ingin
melakukan kegiatan. Pada umumnya keberhasilan suatu program kegiatan yang
dilakukan seseorang sangat ditentukan seberapa besar kualitas perencanaan yang
dibuatnya. Seseorang yang melakukan kegiatan tanpa perencanaan dapat dipastikan
akan cenderung mengalami kegagalan karena tidak memiliki acuan apa yang
seharusnya dia lakukan dalam rangka keberhasilan kegiatan yang dia lakukan.

Bagi seorang guru, perlu menyadari bahwa seharusnya proses pembelajaran terjadi
secara internal pada diri peserta didik, akibat adanya stimulus luar yang diberikan
guru, teman, lingkungan. Proses tersebut mungkin pula terjadi akibat dari stimulus
dalam diri peserta didik yang terutama disebabkan oleh rasa ingin tahu. Proses
pembelajaran dapat pula terjadi sebagai gabungan dari stimulus luar dan dalam.
Dalam proses pembelajaran, guru perlu mengembangkan kedua stimulus pada diri
setiap peserta didik. Guru wajib mempertimbangkan karakteristik materi yang
dibelajarkan serta peserta didik yang akan dibelajarkan. Di dalam pembelajaran,
peserta didik perlu difasilitasi untuk terlibat secara aktif mengembangkan potensi
dirinya menjadi kompetensi.
Adapun komponen-komponen RPP adalah sebagai berikut:
A. Kompetensi Inti (KI)
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
C. Tujuan Pembelajaran
D. Materi Pembelajaran (rincian dari Materi Pokok)
E. Metode Pembelajaran (Rincian dari Kegiatan Pembelajaran)
F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
G.  Langkah-langkah Kegiatan
H. Penilaian

Di SD swasta St Petrus kurikulum yang di gunakan sudah sesuai dengan


kemendikbud yaitu dengan kurikulum 2013 sejak di adakannya kurikulum tersebut.
Dan penyusunan RPP yang di kembangkan oleh guru pamong juga sudah sesuai
standart dan sesuai dengan yang di butuhkan pada saat masa pendemi covid 19.

B. Menyusun Perangkat Pembelajaran Mapel yang relevan dibawah pimpinan


guru pamong.
Perangkat pembelajaran merupukan hal yang harus disiapkan oleh guru sebelum
melaksanakan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk
silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi.

A. Silabus
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 65 Tahun
2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa
silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan
kajian mata pelajaran. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi
Lulusan dan Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menegah sesuai dengan
pola pembelajaran pada setiap tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan
dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. Silabus untuk mata
pelajaran SMA secara umum berisi: 

1. Identitas mata pelajaran

2. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas

3. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam


aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk
semua jenjang pendidikan, kelas dan mata pelajaran.

4. Kompetensi dasar, berkaitan dengan kemampuan spesifik yang mencakup sikap,


pengetahuan dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran.

5. Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan dan ditulis
dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.

6. Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk
mencapai kompetensi yang diharapkan.

7. Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk


menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik.

8. Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk
satu semester atau satu tahun, dan

9. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau
sumber belajar lain yang relevan.

B. RPP

Menurut Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum


Pedoman Umum Pembelajaran, bahwa tahap pertama dalam pembelajaran menurut standar
proses yaitu perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Selanjutnya dijelaskan bahwa RPP adalah
rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema
tertentu yang mengacu pada silabus. RPP mencakup beberapa hal yaitu:
(1) Data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/ semester;

(2) Materi Pokok;

(3) Alokasi waktu;

(4) Tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi;

(5) Materi pembelajaran; metode pembelajaran;

(6) Media, alat dan sumber belajar;

(7) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan Penilaian.

C.Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

Menurut Depdiknas (2007), LKS adalah lembaran yang berisi tugas yang harus
dikerjakan oleh siswa. Tugas yang diperintahkan dalam LKS harus mengacu pada
kompetensi dasar yang akan dicapai siswa. Tugas tersebut dapat berupa tugas teoritis dan
tugas praktis (Abdul Majid, 2008: 176-177). LKS digunakan sebagai sarana untuk
mengoptimalkan hasil belajar peserta didik dan meningkatkan keterlibatan peserta didik
dalam proses belajar-mengajar.

D.Instrumen Penilaian

Penilaian bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar peserta


didik. Dalam Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman
Umum Pembelajaran dijelaskan bahwa penilaian dalam setiap mata pelajaran meliputi
kompetnsi pengetahuan, kompetensi keterampilan dan kompetensi sikap. Penilaian dilakukan
berdasarkan indikator-indikator pencapaian hasil belajar dari masing-masing domain tersebut.
Ada beberapa teknik dan instrumen penilaian yang digunakan untuk mengumpulkan
informasi tentang kemajuan peserta didik baik berupa tes maupun non-tes antara lain tes
tertulis, penilaian unjuk kerja, penilaian sikap, penilaian hasil karya, penilaian portofolio dan
penilaian diri. 

Di SD ST PETRUS dalam penyusunan perangkat pembelajaran sudah relevan sesuai


dengan standart yang sudah di tetapkan oleh kemendikbud. Guru juga mengajar sudah
mempersiapkan perangkat pembelajaran dengan baik yaitu dengan menggunakan RPP,
Silabus, dan lembar kegiatan siswa (LKS).

C. Mengamati Proses Pembelajaran di Kelas yang di Laksanakan oleh Guru


Pamong.
Mahasiswa mengamati guru pamong pada saat guru melaksanakan pembelajaran.
Pada saat guru memberikan pembelajaran kepada siswa, guru menggunakan teknik mengajar
yaitu dengan memberikan latihan atau tugas kepada peserta didik dengan lisan lalu peserta
didik mengerjakannya dalam bentuk tulisan. Contohnya seperti mengerjakan soal, mencatat,
menggambar, dan membuat karya seni.

D. Melaksanakan Pembelajaran di Bawah Bimbingan Guru Mapel

Mahasiswa menggantikan guru pamong untuk mengajar peserta didik yaitu dengan
melanjutkan pembelajaran sebelumnya hingga selesai. Pada saat mengajar mahasiswa
menggunakan teknik pembelajaran yang kreatif untuk peserta didik dan setelah itu
mahasiswa pun menguji peserta didik dengan cara memberikan tugas atau soal yang harus di
kerjakan oleh peserta didik dan setelah tugas itu selesai mahasiswa menyuruh peserta didik
mengumpulkan tugas.

E. Masing-masing Mahasiswa Melaksanakan Pembelajaran Secara Bergantian


di Bawah Bimbingan Guru Mapel

Masing-masing mahasiswa melaksanakan pembelajaran di kelas masing-masing dan


di bimbing langsung oleh guru pamong masing-masing secara rutin dengan panduan RPP,
dan buku tematik.

F. Membimbing Satu Orang Siswa Pada Kegiatan Ekstrakulikuler di Bawah


Bimbingan Guru Pamong

Dalam masa pandemi covid 19 ini kegiatan ekstrakulikuler di sekolah di tiadakan.


Maka mahasiswa juga tidak di perkenankan membimbing siswa pada kegiatan
ekstrakulikuler.

G. Melaksanakan Kegiatan Mengajar di Unit Sekolah

Mahasiswa mengajar secara tatap muka di sekolah. Sesuai dengan arahan guru pamong.

H. Menyusun Laporan Kegiatan Magang 3

Mahasiswa sudah mengerjakan laporan magang 3 dengan sebaik mungkin dan


semaksial mungkin unuk memenuhi syarat tercapainya magang 3.

I. Refleksi

Pada saat magang 3 di SD ST PETRUS, sesuai dengan hasil observasi mahasiswa


guru sudah semaksimal mungkin mengajar secara daring agar siswa dapat lebih mudah
memahami pembelajaran.
BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan
Dengan mengucapkan syukur dan terimakasih karena penulis telah
menyelesaikan program magang III dengan baik. Berhasil melakukan sebagian besar
kegiatan yang telah direncanakan. Sesuai dengan kegiatan magang III, penulis sudah
melewati seluruh kegiatan semaksimal mungkin, tetapi manusia tak luput dari
kesalahan. Dengan melaksanakan magang III ini dapat memberikan pelajaran dan
pengalaman yang sangat berharga bagi penulis, karena magang III ini dapat melatih
penulis ketika terjun mengajar dikemudian hari. Meskipun tidak dapat dilakukan
seperti pada tahun-tahun sebelumnya karena situasi dan kondisi saat ini yang menda
dunia yaitu covid-19.
Melalui magang III ini penulis mendapatkan pengalaman selama di SD ST
PETRUS bukan hanya dalam pembelajaran tetapi bagaimana cara mensyukuri apa
yang ada dan selalu melihat kebawah.
Pada magang III ini penulis melihat bahwa dalam kegiatan magang III ini terdapat
beberapa masalah yang dapat menghambat kelangsungan pelaksanaan magang. Tetapi
semua dapat diatasi sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar.
B. Saran
Adapun saran setelah melakukan magang III ini iyalah :

1. Kepala sekolah agar Lebih memperhatikan keadaan keadaan lingkungan,


memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan pelanggaran-pelanggaran
yang dilakukan oleh guru bukan hanya untuk siswa saja.
2. Kepada pemerintahan supaya memenuhi atau membenahi sarana dan
prasarana untuk mendukung keberhasilan pembelajaran berlangsung.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

A. Struktur Organisasi

STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH

YAYASAN PERGURUAN KATOLIK DON BOSCO

SD SWASTA KATOLIK ST. PETRUS

Jl. Luku No.1 Kel.Delitua Timur, Kec. Delitua Kab. Deli Serdang -20355 | Email:sdk

B. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 65 Tahun


2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah

C. Mengamati proses pembelajaran dikelas yang dilaksanakan oleh guru mapel


D. Melaksanakan Pembelajaran dibawah Bimbingan guru Mapel
E. Masing-masing mahasiswa melaksanakan pembelajaran secara bergantian dibawah
bimbingan guru mapel
F. Membimbing satu orang siswa pada kegiatan ekstra kurikuler dibawah bimbingan
guru pamong
G. Melaksanakan Kegiatan Non mengajar di Unit sekolah
H. Menyusun laporan kegiatan magang III
I. Refleksi

B. Daftar nama guru, tenaga kependidikan, dan siswa

No Nama Jabatan
1 Pengarepan Sitepu, S.Pd Kepala Sekolah
2 Kristin Emilia Marbun, S.Pd Wakil Kepala Sekolah/ Guru Kelas
3 Arta Manullang, S.Pd Guru Kelas
4 Rospita Situngkir, S.Pd Guru Kelas
5 Maria Silalahi, S.Pd Guru Kelas
6 Marietta Bangun,S.Pd Guru Kelas
7 Dewi Sartika Marta Siringo-ringo, Guru Kelas
S.Pd
8 Yosi Liza Singarimbun, S.Pd Guru Kelas
9 Mahyar Diana Karo, S.Pd Guru Kelas
10 Dra. Romida Ambarita,S.Pd Guru Kelas
11 Herna Pasaribu,S.Pd Guru Kelas
12 Elsa Manihuruk, S.Pd Guru Kelas
13 Sri Mulianta Ginting, S.Pd Guru Kelas
14 Dormina Panjaitan, S.Pd Guru Kelas
15 Suryani Simbolon, S.Pd Guru Kelas
16 Irawati Barus, S.Pd Guru Kelas
17 Delima Magdalena Purba, S.Pd Guru Kelas
18 Linduana Simbolon, S.Pd Guru Kelas
19 Jandriwati Lingga, S.Pd Guru Kelas
20 Mian Silalahi, S.Pd Guru Kelas
21 Rini Veronika Sembiring, S.Pd Guru Agama
22 Rusmawati Sinaga, S.Pd Guru B.Inggris
23 Lindu Simamora, S.Pd Guru SBdP
24 Guido Situmorang, S.Pd Guru PJOK
25
26
27
28
29

C. Denah Sekolah
D. Absensi Mingguan
E. Surat Ijin Magang Prodi
F. Curriculum Vitae
G. Dokumentasi
H.

Anda mungkin juga menyukai