Favorite films
Don’t forget to select your favorite films!
Don’t forget to select your favorite films!
Saya mengenal cukup banyak orang yang suka menonton film dan mendengarkan musik tapi tak menyukai film-film musikal. Menurut saya hal itu agak aneh, mungkin sebab cara berpikir saya terlalu sederhana; two rights do make a rights, right?
Saya sebenarnya kurang tertarik menonton film yang minim dialog seperti Goodbye, Dragon Inn (Tsai Ming-liang, 2003) ini. Akhirnya saya menontonnya karena beberapa alasan salah satunya karena direkomendasikan oleh banyak orang. tapi alasan utamanya karena sejak kecil saya menggemari film-film wuxia dan film Dragon Inn yang terputar di film ini adalah salah satu masterpiece sutradara legendaris Taiwan, King Hu, yang dianggap banyak orang sebagai sutradara terbaik film-film wuxia. Selain Dragon Inn (龍門客棧, 1967) film King Hu lain yang telah saya tonton…
Lucunya, saya juga kadang menganggap punya banyak teman tapi dikesempatan lain menyangka tak punya sama sekali, by the way that's my ego speaking, selama masih ada kata 'my' di depan 'friends' selama itu pula masih ada potensi kita menganggap diri sebagai the center of the universe. Everyone have their own problems, so why should they care about mine.
Seperti yang tertera pada taglinenya "For anyone who's ever been a teenager" Film-film seperti Didi ini menurut saya sangat bagus bagi siapa…
Apa ukuran satu hari dalam hidup bisa disebut sempurna? bila berjalan normal sesuai rencana tanpa gangguan tanpa kejutan seringkali dianggap membosankan.
Setelah menonton film Perfect Days ini saya makin menyadari sebuah ironi, rutinitas akan selalu dirindukan bila siklusnya terganggu, hanya butuh satu 'bad day' saja lalu kita bisa tiba-tiba mendambakan hari-hari biasa yang menjemukan. Zona nyaman tak selalu berbahaya yang penting bahagia :)